ADVERTISEMENT

Senin, 04 Apr 2022 11:48 WIB

IDI Tanggapi Tudingan Siti Fadilah, Pemecatan Terawan 'Binasakan' Dokter?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Menkes Terawan Agus Putranto Terawan Agus Putranto. (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) merespons anggapan eks Menteri Kesehatan Siti Fadilah terkait 'pemecatan' dr Terawan Agus Putranto. Siti sebelumnya menyebut IDI bukan membina dokter tetapi malah 'membinasakan' dokter sekelas Terawan.

Juru bicara Pengurus Besar IDI untuk sosialisasi hasil Muktamar IDI ke-31 Beni Satria angkat bicara, menepis tudingan tersebut. Ia kembali menegaskan apa yang dilakukan IDI berkaitan dengan penegakan kode etik praktik kedokteran, jika ada pelanggaran tentu bisa mengancam jiwa masyarakat.

"Terkait mematikan, tentu kami tidak sependapat dengan itu. Sinergitas antara Ikatan Dokter Indonesia khususnya di dalam menjalankan praktik kedokteran, apakah praktik kedokteran itu sesuai dengan koridor hukum, koridor etik, kemudian juga koridor disiplin, tentu ini hal yang akan sama-sama kita awasi," kata Beni kepada CNNIndonesia TV, Senin (4/4).

IDI ditekankan Beni sudah seharusnya membina etika setiap dokter sebagaimana organisasi profesi lain. Putusan IDI terkait 'pemecatan' dr Terawan melalui beragam pertimbangan yang sudah dibahas sejak 2013 silam.

"Organisasi berfungsi agar bagaimana semua organisasi profesi tidak hanya dokter tapi advokat, hakim, semua punya kode etik tersendiri. Ranah kode etik ini lah yang hari ini kami tegakkan berdasarkan beberapa putusan dan ini sudah berlangsung lama sejak 2013," ujarnya.

Protes eks Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari soal 'pemecatan' dr Terawan menuai sorotan publik lantaran kritik keras dilontarkan pada IDI.

"Padahal sebetulnya IDI kan pembina dokter, bukan pembinasa dokter. IDI adalah pembina dokter, memeluk. Kalo dokternya salah diajarin. Kalo dokternya ada kesulitan ditolongin. Seharusnya IDI itu begitu," ujar Siti dikutip dari kanal Youtube TV One, Senin (4/4/2022).



Simak Video "Butet Kartaredjasa: Saya Pokoknya Percaya sama Terawan"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT