Pengakuan Pasien Varian XE di India, Gejalanya Apa Saja?

ADVERTISEMENT

Pengakuan Pasien Varian XE di India, Gejalanya Apa Saja?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Senin, 11 Apr 2022 08:33 WIB
Virus Corona Varian Delta Melonjak di RI, Ini Fakta-faktanya
Foto ilustrasi: Getty Images/loops7
Jakarta -

India melaporkan lagi satu kasus varian XE COVID-19. Departemen Kesehatan Gujarat, India, mengungkapkan kasus ini dialami oleh pasien pria yang berusia 67 tahun.

Kepala Sekretaris Departemen Kesehatan Manoj Aggarwal mengatakan pria tersebut dikonfirmasi terinfeksi varian XE usai mengunjungi Gotri, Vadodara, sebuah kota di barat India. Ia dinyatakan positif pada 12 Maret 2022 dan dirawat di rumah isolasi.

"Pusat Penelitian Bioteknologi Gujarat mendeteksi varian XE pada pasien 12 hari yang lalu. Sampel dikirim untuk konfirmasi sesuai pedoman INSACOG, ke laboratorium Kolkata (DBT- National Institute of Biomedical Genomics (NIBMG), Kalyani). Laporan konfirmasi varian XE diterima Jumat malam," kata Aggarwal yang dikutip dari The Indian Express, Senin (11/4/2022).

Alami Gejala Demam

Petugas Medis untuk Kesehatan (VMC), Dr Devesh Patel, mengatakan pasien pria 67 tahun itu bersama istrinya pergi dari Mumbai ke Vadodara. Pasien tersebut mengalami gejala seperti demam.

Diketahui, pasien pria tersebut juga memiliki penyakit komorbid. Namun, tidak dijelaskan penyakit komorbid apa yang diidap pasien tersebut.

"Pasien adalah seorang pria berusia 67 tahun dari Mumbai, yang bersama istrinya mengunjungi Vadodara. Mereka telah check in ke hotel pada saat kedatangan dan pria itu mengalami gejala seperti demam," jelas Dr Devesh Patel.

"Mereka menjalani tes COVID-19 dan ketika hasilnya positif, mereka kembali ke Mumbai dan menjalani karantina rumah yang ketat. Dia tidak bertemu siapa pun di Vadodara," bebernya.

Kasus Dugaan Varian XE Sebelumnya

Sebelumnya, seorang pasien COVID-19 di India diyakini terinfeksi varian XE. Diketahui, pasien tersebut merupakan seorang wanita yang tiba dari Mumbai dari Afrika Selatan pada 10 Februari 2022, yang berprofesi sebagai desainer kostum sekaligus kru syuting film.

Menurut pejabat kesehatan eksekutif Brihanmumbai Municipal Corporation (BMC), Mangala Gomare, ia dinyatakan positif COVID-19 tiga minggu pasca kedatangannya ke Mumbai. Namun, wanita tersebut tak menunjukkan gejala dan pulih dalam waktu amat cepat.

"Dia tidak menunjukkan gejala dan dites negatif keesokan harinya," kata Gomare, dikutip dari Business Standard, Jumat (8/4).

"Dia tidak memiliki riwayat perjalanan sebelumnya. Dia telah divaksinasi dengan kedua dosis vaksin COMIRNATY (Pfizer)," imbuhnya, sembari menambahkan bahwa pasien tersebut tidak memiliki riwayat penyakit penyerta.



Simak Video "Heboh Varian Baru XE, WHO Sebut Lebih Menular Dibanding Omicron BA.2"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT