Sabtu, 23 Apr 2022 14:06 WIB

Aturan Halalbihalal Lebaran 2022, Jabodetabek Boleh Terima Tamu 75 Persen

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Ilustrasi kumpul keluarga Lebaran Ilustrasi Idul Fitri. (Foto: Getty Images/ibnjaafar)
Jakarta -

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengeluarkan aturan soal aktivitas halalbihalal Lebaran 2022. Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 003/2219/SJ tentang Pelaksanaan Halalbihalal Pada Idul Fitri Tahun 1443 H/2022.

Surat edaran ditujukan kepada gubernur dan bupati/wali kota seluruh Indonesia. Dalam surat itu, menyebutkan bahwa kegiatan halalbihalal harus disesuaikan dengan level daerah PPKM, baik level 1, 2, dan 3.

Untuk wilayah Jabodetabek yang kini masih masuk dalam level 2, hanya diperbolehkan mengadakan halalbihalal dengan kapasitas maksimal 75 persen. Wilayah yang masuk pada level 3 kapasitas maksimal 50 persen tamu, sedangkan untuk level 1 sudah diperbolehkan sampai 100 persen.

Aturan lainnya, warga diimbau untuk menghindari acara ramai yang memungkinkan peserta membuka masker karena rawan penularan COVID-19.

Berikut aturan lengkap halalbihalal Lebaran 2022:

1. Kegiatan halalbihalal disesuaikan dengan level daerah kabupaten/kota yang ditetapkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3,2, dan 1 COVID-19 di Jawa dan Bali.

Instruksi Menteri Dalam Negeri tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3,2, dan 1 serta mengoptimalkan Posko Penanganan COVID-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19 di Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

2. Maksimal jumlah tamu yang dapat hadir pada acara halalbihalal adalah 50 persen dari kapasitas tempat untuk daerah yang masuk kategori level 3, 75 persen untuk daerah kategori level 2, dan 100 persen untuk daerah yang masuk kategori level 1.

3. Untuk kegiatan halalbihalal dengan jumlah di atas 100 orang, makanan, atau minuman disediakan dalam kemasan yang bisa dibawa pulang. Tidak diperbolehkan ada makanan atau minuman yang disajikan di tempat (prasmanan). Harus dihindari acara makan-makan ramai yang membuat peserta membuka masker karena rawan penularan COVID-19.

4. Tetap melaksanakan protokol kesehatan yang pengaturannya diatur lebih lanjut oleh Pemerintah Daerah, dengan sekurang-kurangnya memakai masker, mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer secara berkala, serta menjaga jarak.



Simak Video "Mengenal Post-Holiday Blues yang Bikin Kamu Mager Kerja Usai Liburan"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/fds)