Selasa, 03 Mei 2022 22:00 WIB

Epidemiolog Ungkap Kemungkinan Hepatitis Misterius Banyak Serang Anak

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Hepatitis word from wooden blocks on desk Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/Piotrekswat
Jakarta -

Epidemiolog Dicky Budiman dari Universitas Griffith Australia menyebut salah satu dugaan penyebab hepatitis 'misterius' masih berkaitan dengan SARS-CoV-2, atau virus penyebab COVID-19. Pasalnya, COVID-19 merupakan penyakit sistemik yang bisa menyerang seluruh organ manusia termasuk hati.

Dicky menyebut ada kemungkinan kasus hepatitis berkaitan dengan varian baru Corona yang belum terdeteksi.

Seperti diketahui, kasus ini banyak ditemukan pada anak di bawah enam tahun. Menurutnya, hal itu berkaitan dengan minimnya cakupan vaksinasi COVID-19 di kelompok tersebut.

"Anak ini kan telat banget dapat vaksin. Baru belakangan dapat vaksin itupun di atas 6 tahun itu belum banyak yang mendapat dua dosis, ketika hadir varian yang lebih cepat Omicron dan sebagainya, mereka menjadi korban," beber Dicky kepada detikcom, ditulis Selasa (3/5/2022).

Meski hingga kini belum diketahui pasti penyebab hepatitis 'misterius', Dicky menekankan sejumlah anak yang rentan terkena hingga fatal adalah kelompok dengan status gizi buruk.

"(kasus) Long COVID-19 juga antara lain di aspek hepatitis, apalagi hepatitis ini kan prevalensi paling banyak di bawah 6 tahun yang jelas karena mereka belum bisa mendapat vaksin, ini yang menjadi masalah," sebut dia.



Simak Video "Dua Dugaan Penyebab Hepatitis Akut Misterius"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)