ADVERTISEMENT

Selasa, 17 Mei 2022 14:51 WIB

Diabetes: Tipe, Gejala, dan Cara Pencegahannya

Rosiana Muliandari - detikHealth
Ilustrasi Diabetes Mengenal diabetes, gejala, penyebab, dan tipe-tipenya. (Foto ilustrasi: shutterstock)
Jakarta -

Diabetes melitus, atau yang umumnya diketahui sebagai diabetes, merupakan sebuah penyakit metabolik yang menyebabkan gula darah (glukosa) tinggi.

Hormon insulin di tubuh normalnya bekerja memindahkan gula dari darah ke sel-sel untuk disimpan atau digunakan untuk energi. Dengan diabetes, tubuh tidak membuat cukup insulin atau tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya.

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), di tahun 2019, diabetes menjadi penyebab langsung dari 1,5 juta kematian. Sebanyak 48 persen dari semua kematian tersebut terjadi sebelum usia 70 tahun.

Tipe Diabetes

Dikutip dari Cleveland Clinic, diabetes dibagi menjadi 4 jenis, yaitu:

Diabetes Tipe 1

Tipe ini merupakan penyakit autoimun, artinya tubuh menyerang dirinya sendiri. Sel-sel penghasil insulin di pankreas dihancurkan. Diperkirakan 10 persen orang yang mengidap diabetes memiliki Tipe 1.

Biasanya tipe ini didiagnosis pada anak-anak dan dewasa muda, tapi dapat dialami juga pada usia berapa pun. Orang dengan diabetes tipe 1 perlu mendapat dosis insulin setiap hari

Diabetes Tipe 2

Diabetes tipe ini membuat tubuh tidak memproduksi cukup insulin atau sel-sel tubuh tidak merespons insulin secara normal. Ini adalah jenis diabetes yang paling umum. Diperkirakan 95 persen pengidap diabetes memiliki Tipe 2 dan biasa menyerang orang paruh baya dan lansia

Prediabetes

Tipe ini adalah tahap sebelum diabetes tipe 2. Kadar glukosa darah lebih tinggi dari normal, tapi, tidak cukup tinggi untuk secara resmi didiagnosis dengan diabetes tipe 2.

Diabetes gestational

Jenis ini, umumnya, dialami oleh beberapa wanita selama kehamilan mereka. Diabetes gestasional biasanya hilang setelah kehamilan. Namun, jika mengidap diabetes gestasional, risiko akan memiliki diabetes tipe 2 dapat meningkat.

Penyebab Diabetes

Utamanya, jenis diabetes apapun disebabkan oleh tingkat glukosa yang terlalu banyak di aliran darah. Meski begitu, mengutip dari Healthline, penyebabnya dapat tergantung dari tipe diabetes.

  • Penyebab diabetes tipe 1: belum ada penyebab khusus karena merupakan penyakit autoimun, tapi, faktor genetika dan virus dapat menjadi pemicunya.
  • Penyebab diabetes tipe 2: faktor genetika, gaya hidup yang buruk, kelebihan berat badan atau obesitas dapat menjadi penyebab diabetes tipe 2.
  • Penyebab diabetes gestational: perubahan hormon saat hamil yang menyebabkan sel-sel pada tubuh wanita menjadi kurang sensitif pada efek insulin.

Gejala Diabetes

Dikutip dari Mayo Clinic, beberapa gejala yang umumnya muncul di diabetes tipe 1 dan 2 adalah sebagai berikut:

  • Rasa haus yang meningkat
  • Sering buang air kecil
  • Kelaparan yang ekstrim
  • Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
  • Kelelahan
  • Sifat lekas marah
  • Penglihatan kabur
  • Luka yang lambat sembuh

Faktor Risiko Diabetes

Sama dengan penyebabnya, faktor risiko diabetes cenderung memiliki perbedaan tergantung dengan tipe diabetes yang dialami. Beberapa faktor tersebut adalah:

Diabetes tipe 1: riwayat diabetes tipe 1 di keluarga, faktor lingkungan seperti paparan penyakit virus, dan adanya sel sistem imun yang merusak atau autoantibodi.

Diabetes tipe 2: berat badan berlebih, kurang aktif secara fisik, riwayat diabetes di keluarga, usia yang lebih tua, dan tekanan darah yang tinggi.

Diabetes gestational: perempuan yang hamil dengan usia di atas 25, memiliki prediabetes, keluarga memiliki riwayat diabetes tipe 2, dan kelebihan berat badan sebelum hamil.

Komplikasi Diabetes

Jika diabetes tidak segera ditangani, jaringan tubuh dan organ lainnya dapat mengalami kerusakan yang parah. Kerusakan tersebut dapat menyebabkan komplikasi seperti:

  • Masalah kardiovaskular seperti serangan jantung atau stroke
  • Kerusakan saraf yang menyebabkan mati rasa dan kesemutan yang dimulai pada jari kaki atau jari tangan kemudian menyebar
  • Kerusakan ginjal (nefropati) yang dapat menyebabkan gagal ginjal
  • Kerusakan mata yang dapat menyebabkan kebutaan; katarak, glaukoma
  • Infeksi kulit
  • Disfungsi ereksi
  • Gangguan pendengaran
  • Depresi
  • Demensia

Pengobatan Diabetes

Seseorang yang memiliki diabetes tipe 1 harus mengonsumsi insulin setiap harinya. Hal ini dikarenakan pankreas tidak membuat insulin.

Untuk perawatan diabetes tipe 2, biasanya, ada obat-obatan khusus, insulin, dan perubahan gaya hidup seperti menurunkan berat badan.

Bagi pengidap diabetes gestasional pengobatan awal mungkin dapat dengan mengubah pola makan dan berolahraga secara teratur. Namun, jika glukosa sangat tinggi, tim medis dapat memulai pengobatan atau insulin.

Pencegahan Diabetes

Sayangnya, diabetes tipe 1 tidak dapat dicegah karena merupakan penyakit autoimun. Meski begitu, WHO menyarankan untuk mulai mempraktikkan gaya hidup sehat untuk mencegah diabetes tipe 2 dan diabetes gestational. Beberapa cara tersebut adalah:

  • Mencapai dan mempertahankan berat badan yang sehat
  • Aktif secara fisik, setidaknya 30 menit aktivitas reguler dengan intensitas sedang hampir setiap hari
  • Makan makanan yang sehat dan hindari gula dan lemak jenuh
  • Hindari penggunaan tembakau


Simak Video "Awas! Mayoritas Kematian Pasien Corona RI Punya Komorbid Diabetes Melitus"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT