Senin, 23 Mei 2022 17:02 WIB

Alasan Pemerintah Belum Bentuk Satgas Hepatitis Akut Misterius

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Ilustrasi anak dirawat di rumah sakit Alasan pemerintah belum bentuk satgas hepatitis akut misterius (Foto: Getty Images/iStockphoto/kan2d)
Jakarta -

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI dr Dante Saksono Harbuwono menilai pembentukan satuan tugas (Satgas) khusus untuk menangani hepatitis akut misterius belum diperlukan.

Hal tersebut lantaran penambahan jumlah kasus hepatitis akut belum merebak luas di Indonesia dan masih dalam tahap evaluasi oleh para ahli.

"Kasusnya masih dievaluasi dan masih melibatkan tenaga ahli yang berdasarkan dari komite hepatologi," kata dr Dante dalam rapat kerja Komisi IX DPR RI, Senin (23/5/2022).

Meski demikian, dr Dante mengaku tidak menutup kemungkinan ke depannya akan ada satgas khusus penanganan hepatitis akut misterius, jika hasil evaluasi penyebab penyakit tersebut sudah diketahui.

"Nanti memang kalau kita rasa cukup bahwa kasus ini akan merebak cepat atau memang kita perlu melakukan pembentukan satgas untuk melakukan evaluasi surveillance, maka kita akan melakukan pembentukan satgas," ungkap dr Dante.

Sementara itu, kasus dugaan hepatitis akut misterius yang menyerang anak usia di bawah 16 tahun terus bermunculan. Berdasarkan data per 22 Februari 2022, terdapat 14 dugaan kasus.

"Per tanggal 22 Februari itu ada 14 dugaan kasus hepatitis akut, satu di antaranya probable. Yang 13 adalah case pending, pending klasifikasi ini satu kasus dugaan yang kita masih menunggu hasil pemeriksaan yang akan mengarah ke sana," terang Syahril dalam konferensi pers Kominfo, Senin (23/5/2022).



Simak Video "Belum Ada Titik Terang Penyebab Hepatitis Akut Misterius Pada Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(any/naf)