Kamis, 26 Mei 2022 19:00 WIB

Geger Curhat Wanita dengan Payudara Big Size: Saya Seperti Bawa Dua Batu Besar

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Woman hand checking lumps on her breast for signs of breast cancer on gray background. Healthcare concept. Foto: Getty Images/iStockphoto/spukkato
Jakarta -

Geger seorang wanita memiliki ukuran payudara sangat besar sehingga kerap merasa tengah membawa beban seberat dua batu. Ia menggunakan bra berukuran K, bahkan harus rutin menggantinya setiap bulan lantaran kawat di bagian bawah bra kerap putus.

Adalah Anji Chalk wanita berusia 22 tahun asal Llandudno, Wales Utara. Seringkali dirinya mengalami ruam menyakitkan, hingga muncul memar di beberapa bagian payudaranya.

Anji berencana untuk melakukan operasi dengan mendatangi layanan kesehatan Inggris (NHS), tetapi para petugas kesehatan menyatakan ia harus menurunkan berat badan terlebih dulu sebelum melakukan operasi.

"Para dokter mengatakan mereka ingin saya kehilangan setengah dari berat badan saya terlebih dulu. Masalahnya masing-masing payudaraku beratnya sekitar satu batu," katanya, dikutip dari Daily Star.

"Saya memakai ukuran bra 40 K dan harus mengganti bra saya setiap beberapa bulan karena kawat di bawahnya putus. Saya harus menghabiskan begitu banyak uang untuk membeli bra 'nenek' yang saya dapatkan dari Polandia, harganya sekitar £80 untuk yang termurah," cerita dia.

Anji melanjutkan, setiap bepergian ke luar rumah dalam waktu yang cukup lama, dirinya terpaksa membawa tongkat jalan lantaran sudah tak kuat menopang beban payudaranya.

"Saya tidak meninggalkan rumah kecuali saya pergi berbelanja, tetapi setiap kali saya melakukannya, saya membawa tongkat jalan. Saya mendapatkan luka dan ruam keringat di bawah payudara saya, itu hanya rasa sakit dan kadang-kadang gatal sampai ada memar," tandasnya.

"Talinya memotong kulit saya dan saya memiliki memar dan bekas luka di bahu saya dan lekukan dari bra saya," sebut dia.

Tak hanya itu, Anji juga mengaku selalu kesulitan saat memakai bra, dirinya bahkan tidak bisa memakai bra sambil berbaring lantaran seperti tidak bisa bernapas. Ia khawatir keluhan semacam ini akan bertahan lama bahkan secara permanen.

Anji kemudian menjelaskan awal mula payudaranya membesar tidak seperti ukuran 'normal' kebanyakan wanita. Sejak tujuh tahun yang diakuinya sebagai pubertas dini, tubuhnya mulai berkembang terlalu cepat.

Dia kemudian mulai mengunjungi dokter umum ketika berusia 13 tahun. Dia mulai memohon pengurangan ukuran payudara. Dia juga mengunjungi dokter di Preston, Lancashire, saat dia belajar di universitas.

Meskipun dia mengatakan dia telah menghubungi dokter setiap minggu dengan harapan dia akan dioperasi pengurangan ukuran payudara, Anji mengklaim semua dokter malah terus menyuruhnya menurunkan berat badan.

"Saya sudah melakukan begitu banyak diet, saya sudah pergi ke dokter, mereka sudah meminta saya ke ahli gizi tetapi tidak ada yang berhasil," lanjut Anji.

Apa Penyebabnya?

Dokter telah memberitahu jika ia mengidap gigantomastia, kondisi saat pertumbuhan eksponensial terjadi di jaringan payudara, secara berlebihan. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh lonjakan hormon.

Karena rasa sakit yang dialami Anji, dia sekarang memiliki mobilitas yang terbatas, dan membuatnya sulit untuk bekerja di industri pertunjukan sebagai aktris.

Aktris itu mengatakan ada beberapa hari dia tidak bisa bangun dari tempat tidur, dan seringkali tidak punya pilihan selain menggunakan dua tongkat untuk membantunya aktivitas.

"Tahun ini saya berada di titik terendah sepanjang waktu dengan sakit punggung saya, saya takut itu hanya akan menjadi lebih buruk dan lebih buruk," cemasnya.



Simak Video "Ini Dia Tanda Payudara Sehat"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)