ADVERTISEMENT

Kamis, 09 Jun 2022 14:30 WIB

Cerita di Balik Perjuangan Rein, Lulus Kedokteran Unpad di Usia 19!

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Rein Vidya Banafsha, wisudawan termuda Unpad Rein Vidya Banafasha wisuda (Foto: istimewa/Unpad)
Jakarta -

Viral kisah Rein Vidya Banafasha yang menjadi wisudawan termuda, lulus di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad). Ia lulus dan menjadi sarjana kedokteran di usia 19 tahun dengan menempuh pendidikan 3,5 tahun.

Rein juga tercatat sebagai mahasiswi baru termuda Unpad yang diterima di Fakultas Kedokteran dengan usia 15 tahun 10 bulan.

Meskipun demikian, menjalani perkuliahan dan menjadi mahasiswa kedokteran bukanlah hal yang mudah baginya. Apalagi di usianya yang masih muda.

Rein mengaku sempat merasa terbebani kuliah di kedokteran lantaran harus menjadi sosok yang terbaik, mendapatkan nilai bagus, dan memenuhi ekspektasi orang-orang di sekitarnya. Ditambah lagi dengan soal ujian yang tak mudah dan sangat banyak. Hal inilah yang sempat membuat Rein merasa stres saat menjalani masa-masa kuliah.

"Selama kuliah di FK, tentu saja saya pernah merasa terbebani. Mungkin merasa terbebani karena saya merasa harus menjadi yang terbaik, saya harus selalu mendapatkan nilai yang bagus, harus memenuhi ekspektasi orang-orang," tutur Rein saat dihubungi detikcom, Kamis (9/6/2022).

"Kesulitan pas di FK itu ada beberapa sih, salah satunya ujian akhir semester. itu kan lebih banyak ujiannya dan tentu lebih sulit," sambungnya.

Walau perjuangannya sangat sulit, hal tersebut justru tak membuatnya patah semangat. Ia menangani hal tersebut dengan memotivasi dirinya sendiri. Menurutnya, paling penting adalah ekspektasi diri sendiri dan tak usah memaksakan untuk memenuhi ekspektasi orang lain.

"Tapi, sebenarnya stres dalam memikirkan hal itu bisa kita tangani dengan memotivasi diri sendiri, berbicara dengan diri sendiri kalau semuanya itu tidak harus dilakukan. Yang paling penting adalah ekspektasi kita untuk diri kita sendiri. Kira-kira sejauh apa kita bisa, kita mampu melakukannya, dan tidak usah memaksakan untuk memenuhi ekspektasi orang lain," pungkas Rein.

"Kalau misalkan memang belum bisa untuk ngejar suatu nilai, ngejar suatu ujian, ya nggak papa. Karena ini yang sudah kita usahain, sudah semaksimal mungkin kita lakuin," sambungnya lagi.

Alhasil Rein berhasil melewati masa studi Sarjananya dengan baik. Selanjutnya, ia akan menempuh Pendidikan Profesi Kedokteran untuk mendapatkan gelar dokternya dan akan melanjutkan ke pendidikan spesialis.

"Mungkin nanti kalau untuk spesialisnya, belum ada gambarannya sih, karena baru beberapa bulan koasnya. Tapi dari dulu ada ketertarikan di jiwa dan saraf dan bedah," tutur Rein.

Next: Rein bagikan tips menjalani kuliah agar tidak tumbang

Selanjutnya
Halaman
1 2

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT