Biang Kerok Lonjakan COVID Singapura, BA.4 dan BA.5 Sudah Masuk Indonesia!

ADVERTISEMENT

Biang Kerok Lonjakan COVID Singapura, BA.4 dan BA.5 Sudah Masuk Indonesia!

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Jumat, 10 Jun 2022 11:40 WIB
Sebanyak 17 murid SMAN 2 Bantul, DIY, terkonfirmasi positif COVID-19. Pihak sekolah pun menggelar swab massal kepada guru dan siswa.
Ilustrasi COVID-19 (Foto: Antara Foto/Andreas Fitri Atmoko)
Jakarta -

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap varian baru Corona BA.4 dan BA.5 yang dikhawatirkan menjadi pemicu gelombang Omicron baru Singapura sudah ditemukan di Indonesia. Menurutnya, hal ini menjadi penyebab utama Corona di Indonesia belakangan kembali meningkat.

Ia menyebut ada empat kasus yang teridentifikasi varian baru Corona BA.4 dan BA.5. Menkes mengingatkan kedua varian tersebut bisa lolos dari imunitas pasca vaksinasi COVID-19.

"Yang perlu dipahami kenaikan dari kasus disebabkan oleh varian baru jadi kita sudah memastikan penyebab kasus naik pasti adanya varian baru," tuturnya saat ditemui di Gedung Kementerian Kesehatan RI, Jumat (10/6/2022).

"Nah untuk informasi teman-teman itu memang sudah ditemukan di Indonesia kemarin di Bali sudah ada 4 orang yang terkena BA.4 dan BA.5, kita sekarang sudah monitor karena memang ini bisa menghindari imunitas vaksin, penyebarannya juga cepat sama seperti Omicron.

"Tapi berhubung imunitasnya masih tinggi, kita lihat kenaikannya kasus masih dalam level yang aman," tandas dia.

Meski begitu, kasus COVID-19 di Indonesia menurut Budi masih terpantau baik lantaran angka positivity rate dan transmisi kasus tercatat rendah. Hanya DKI Jakarta yang mencatat angka positivity rate di 3 persen, sementara secara nasional masih berada di 1,1 persen.



Simak Video "Studi AS Ungkap Covid-19 Memperparah Kerusakan Otak Jangka Panjang"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT