ADVERTISEMENT

Sabtu, 11 Jun 2022 07:51 WIB

Sebagian Data di China Hilang, WHO Kesulitan Ungkap Asal Usul COVID-19

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
People line up outside a makeshift nucleic acid testing site during a mass testing for the coronavirus disease (COVID-19) in Haidian district of Beijing, China April 26, 2022. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins Kondisi COVID-19 di China. (Foto: REUTERS/Carlos Garcia Rawlins)
Jakarta -

Hingga kini, asal usul virus Corona masih menjadi misteri. Dalam sebuah laporan kelompok ahli WHO mengatakan "data penting" masih hilang untuk menjelaskan bagaimana pandemi dimulai.

Meski demikian para ilmuwan WHO itu akan "tetap terbuka untuk setiap dan semua bukti ilmiah yang tersedia di masa depan untuk memungkinkan pengujian komprehensif dari semua hipotesis yang masuk akal".

Laporan terbaru WHO mengatakan semua data yang tersedia menunjukkan virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan COVID-19 mungkin berasal dari hewan, kemungkinan kelelawar. Namun hipotesis terkait 'kebocoran lab' sampai saat ini masih terus ditelusuri meski China menentang hal tersebut.

Badan kesehatan dunia itu menyebut data yang hilang di China adalah terkait kasus pertama pada Desember 2019. Hal ini berarti tidak mungkin untuk mengidentifikasi secara pasti bagaimana virus pertama kali ditularkan ke manusia.

"Semakin lama penyelidikan, menjadi semakin sulit," kata Maria Van Kerkhove, pejabat senior WHO, dikutip dari AP News.

Ilmuwan ahli WHO mengatakan banyak jalan penelitian diperlukan, termasuk studi yang mengevaluasi peran hewan liar, yang dianggap sebagai reservoir alami COVID-19, dan studi lingkungan di tempat-tempat di mana virus mungkin pertama kali menyebar, seperti pasar makanan laut Huanan di Wuhan.

Diketahui pemerintah China memang memberikan beberapa data tambahan kepada WHO, namun data itu tidak cukup untuk mengungkap asal usul virus Corona.



Simak Video "Studi AS Ungkap Covid-19 Memperparah Kerusakan Otak Jangka Panjang"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT