Jadi 'Biang Kerok' COVID-19 RI Naik Lagi, Ini Ciri-ciri Omicron BA.4 dan BA.5

ADVERTISEMENT

Jadi 'Biang Kerok' COVID-19 RI Naik Lagi, Ini Ciri-ciri Omicron BA.4 dan BA.5

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Sabtu, 11 Jun 2022 12:10 WIB
SDN Jati 01 Pagi, Pulo Gadung, Jakarta Timur, gelar swab PCR massal yang diikuti para guru. Hal itu dilakukan guna cegah penyebaran Corona di lingkungan sekolah
Ilustrasi tes PCR COVID-19 (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 sudah terdeteksi di Indonesia. Juru bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril mengungkapkan ada empat kasus yang dilaporkan di Bali.

Empat kasus seluruhnya sudah divaksinasi lengkap, bahkan ada yang mendapatkan empat dosis vaksin COVID-19. Satu di antaranya terpapar subvarian Omicron BA.4 dengan kondisi klinis tidak bergejala dan sudah divaksinasi dua kali.

"Kasus BA.4, lelaki 27 tahun warga negara Indonesia, kondisi klinis tidak bergejala dan sudah vaksinasi dua kali," terang dia, dalam konferensi pers virtual, Jumat (10/6/2022).

Sedangkan tiga pasien lainnya mengidap subvarian Omicron BA.5. Ketiganya merupakan pelaku perjalanan luar negeri, delegasi yang melakukan perjalanan di Bali pada 23 hingga 28 Mei 2022. Dua di antaranya tidak bergejala, sementara yang lain melaporkan kasus COVID-19 gejala ringan.

"Satu orang ringan, gejala sakit tenggorokan dan badan pegal," sebutnya.

Lebih berbahaya?

Syahril menyebut BA.4 dan BA.5 kemungkinan lebih cepat menyebar dibandingkan BA.1 dan BA.2. Begitu juga subvarian Omicron ini kemungkinan lolos dari perlindungan kekebalan yang disebabkan oleh infeksi varian Omicron.

Meskipun demikian, tidak ada indikasi menyebabkan gejala yang lebih parah dibandingkan varian Omicron lainnya.

"Memiliki kemungkinan menyebar lebih cepat dibanding Omicron sebelumnya, BA.1 dan BA.2. Kemudian tingkat keparahannya disampaikan tidak ada indikasi menyebabkan kesakitan yang lebih parah dibandingkan varian Omicron lainnya," ucapnya.

"Ini memiliki kemungkinan dia bisa menghindar, lolos dari perlindungan yang sudah ada pada seseorang yang sudah divaksinasi ataupun melalui kekebalan alamiah yang didapat," ucapnya.

Bagaimana ciri-cirinya?

Profesor kedokteran penyakit menular dari Northwestern, dr Michael Angarone meyakini ciri-ciri BA.4 dan BA.5 mirip dengan varian COVID-19 lainnya, sehingga gejala yang ditimbulkan tak lain dari demam, batuk, hingga kelelahan.

"Jadi ini virus yang sama, jadi SARS Coronavirus 2, jadi kami melihat gejala yang sama," katanya, seperti dikutip dari Deseret News.

Adapun sejumlah gejala yang paling umum, seperti:

  • Demam
  • Batuk
  • Kelelahan
  • Hilangnya rasa atau bau

Gejala kurang umum

  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Sakit dan nyeri
  • Diare
  • Ruam pada kulit, atau perubahan warna jari tangan atau kaki
  • Mata merah atau iritasi


Simak Video "WHO: 110 Negara Alami Lonjakan Covid-19 Akibat BA.4 dan BA.5"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT