ADVERTISEMENT

Senin, 04 Jul 2022 19:30 WIB

Kronologi Heboh Bayi dari Hubungan Inses Meninggal, 2 Jam Usai Lahir

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
A poor naked unwanted baby doll Ilustrasi bayi meninggal. (Foto: Getty Images/iStockphoto/coolmilo)
Jakarta -

Seorang bayi meninggal dua jam setelah dilahirkan. Diketahui, bayi tersebut dari hubungan inses atau sedarah yang mengalami kondisi medis yang serius.

Bayi malang asal Dustlik, Uzbekistan, itu lahir pada 4 Juni 2022. Ia mengalami cacat lahir yang parah yang bisa mengancam nyawa, karena orang tuanya merupakan saudara kandung.

Ibunya merupakan wanita kelahiran 1994. Ia melahirkan anak laki-laki dengan tinggi badan 47 sentimeter. Ini merupakan anak keduanya, yang pertama lahir dari suami sebelumnya, dan selama kehamilannya normal, lapor Kementerian Kesehatan.

Dalam kebanyakan kasus, anak yang lahir dari hubungan yang sedarah bisa mengalami cacat lahir dan disabilitas.

Kondisi Sang Bayi

Dikutip dari Daily Star, bayi mengidap cacat bawaan yang parah. Ia memiliki kulit yang kering serta bersisik di bokongnya, dan menangis sangat kencang saat ditempatkan di inkubator.

"Ia dilahirkan dengan ichthyosis bawaan yang parah, serta cacat lahir lainnya yang mengancam jiwa," kata Kementerian Kesehatan Uzbekistan.

Kelainan kulit ichthyosis kongenital adalah kelainan genetik parah yang mempengaruhi kondisi kulit. Bayi yang lahir dengan kondisi ini akan memiliki kulit tebal yang menutupi sebagian besar tubuhnya.

Dikutip dari National Organization of Rare Disease, bentuk ichthyosis yang paling umum adalah kelainan herediter. Selain itu, beberapa bentuk disebabkan oleh gen dominan dan beberapa oleh gen resesif.

Semua kondisi ichthyosis merupakan kelainan langka. Insidennya bervariasi sesuai dengan jenis penyakitnya.

Meninggal Dunia 2 Jam Setelah Dilahirkan

Setelah bayi itu lahir, dokter telah berupaya untuk membuatnya tetap bertahan hidup. Namun, sayangnya bayi itu meninggal dunia setelah lahir 2 jam 10 menit ke dunia.

Pada kebanyakan kasus, anak-anak yang dilahirkan dari pernikahan kerabat dekat bisa mengalami berbagai cacat genetik. Misalnya keterbelakangan mental bawaan, sindrom Down, hingga kelainan kromosom.

"Khususnya, karena keluarga seperti itu, anak yang belum lahir dapat mengembangkan penyakit berbahaya seperti keterbelakangan mental bawaan, kelainan kromosom, sindrom Down, keterbelakangan mental dan fisik yang parah," jelas Kemenkes.



Simak Video "Dokter Bicara soal Viral Bayi 6 Bulan Meninggal Usai Dibawa Ortu Motoran"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT