ADVERTISEMENT

Rabu, 13 Jul 2022 12:30 WIB

Ternyata Ini 'Biang Kerok' Kasus COVID Ngegas Lagi, Nggak Cuma Varian Baru

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Omicron BA.4 dan BA.5 adalah subvarian omicron terbaru yang perlu diketahui dan waspadai oleh masyarakat Indonesia. Berikut informasinya. Ilustrasi virus Corona Omicron BA.4-BA.5 (Foto: Getty Images/loops7)
Jakarta -

Indonesia mencatat sebanyak 3.361 kasus baru pada Selasa (12/7/2022). Angka ini merupakan kenaikan kasus harian terbanyak sejak akhir Mei 2022 lalu. Dokter spesialis dalam dari RSPI Sulianti Saroso, dr Muhamad Fauzan, SpPD, mengungkapkan biang kerok di balik lonjakan tersebut kemungkinan disebabkan oleh kendornya protokol kesehatan di kalangan masyarakat.

"Dari prokes sendiri memang sudah 2,5 tahun ya menghadapi COVID ini, mungkin masyarakat juga sudah mulai lengah untuk menghadapi COVID ini. Jadi, mulai ada terjadi penurunan kedisiplinan dalam menjaga protokol kesehatan," tuturnya dalam agenda Radio Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), Rabu (13/7/2022).

Selain prokes, dr Fauzan menyebut kenaikan ini juga bisa disebabkan oleh mudik saat lebaran pada bulan Mei lalu, serta munculnya varian baru dari Omicron, yaitu subvarian Omicron BA.4 dan BA.5.

Kedua subvarian Omicron tersebut diyakini memiliki daya penularan yang lebih tinggi dibandingkan Omicron atau strain aslinya, bahkan bisa menghindar dari sistem imun kekebalan yang sudah terbentuk sebelumnya.

"Sempat ada kemarin mudik juga ya mungkin juga bisa menyumbangkan sedikit peningkatan, terakhir ini yang paling penting adanya varian baru dari Omicron," ucap dr Fauzan.

"Bulan lalu, Kementerian Kesehatan menemukan adanya varian baru, subvarian baru BA.4 dan BA.5 dari Omicron ini yang memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi dibandingkan Omicron sebelumnya, sehingga menyebabkan peningkatan kasus COVID-19 akhir-akhir ini," sambungnya.



Simak Video "Kasus Covid-19 di RI Nge-gas Lagi, Perlukah Vaksinasi Dosis ke-4?"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT