ADVERTISEMENT

Kamis, 14 Jul 2022 07:01 WIB

Satgas Beri Warning! COVID-19 Harian RI 'Ngamuk', Naik 6 Kali Lipat

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Pemerintah menyebut Indonesia akan menghadapi gelombang varian Omicron baru. Peningkatan kasus Omicron disebut lebih cepat berkembang ketimbang COVID-19 varian Delta. Warning Satgas soal COVID-19 di Indonesia. (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Juru bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mewanti-wanti peningkatan kasus signifikan sepekan terakhir. Kasus harian kembali melampaui tiga ribu orang per hari, usai sebelumnya konsisten berada di dua ribu kasus.

"Sebelumnya meskipun terjadi kenaikan, kita berhasil mempertahankan 2 ribu kasus. Angka ini meningkat 6 kali lipat dibandingkan tepat sebulan lalu, di mana kasus harian kita masih sebesar 551 kasus dalam satu hari," terang Wiku dalam konferensi pers BNPB, Kamis (14/7/2022).

Total kenaikan kasus COVID-19 berdampak pada jumlah pasien yang memerlukan perawatan di RS maupun menjalan isolasi mandiri. Jika dibandingkan dengan catatan sebulan lalu, kenaikan dilaporkan mencapai empat kali lipat.

"Kenaikan kasus positif ini tentunya menyebabkan pula peningkatan kasus aktif, per kemarin 12 Juli, kasus aktif menembus angka 12 ribu kasus, di mana angka ini naik 4 kali lipat dari bulan lalu hanya mencatatkan 4 ribu kasus aktif," jelas dia.

Tingginya penularan COVID-19 di masyarakat juga ditandai dengan angka positivity rate yang kembali melampaui ambang batas aman WHO. Positivity rate mingguan berada di 5,42 persen. Sementara sebulan lalu berada di 0,80 persen.



Simak Video "Studi AS Ungkap Covid-19 Memperparah Kerusakan Otak Jangka Panjang"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT