ADVERTISEMENT

Rabu, 27 Jul 2022 16:06 WIB

Waspada Cacar Monyet, Puan Maharani Soroti Risiko pada Ibu Hamil

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan kunjungan ke Desa Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Dalam kunjungan tersebut, Puan ikut menanam bawang sambil mendengarkan keluh kesah para petani bawang di Brebes. Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: Dok Tim Puan
Jakarta -

Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan pemerinta perlu melakukan sosialisasi dan edukasi cacar monyet secara masif. Ia juga meminta fasilitas kesehatan sudah siap menghadapi penyakit ini.

"Masifkan sosialisasi mengenai penyakit ini, termasuk perbanyak edukasi kepada masyarakat tentang cacar monyet untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap monkeypox," kata Puan dalam keterangan tertulis, Senin (25/7/2022).

"Pastikan fasilitas kesehatan sudah siap menghadapi penyakit ini. Tenaga medis pun juga perlu diingatkan untuk peka terhadap potensi pasien cacar monyet yang menyerang warga," sambung Puan.

Puan juga mengingatkan cacar monyet bisa menular dari ibu hamil ke janinnya, atau dari orangtua ke anak selama masa kehamilan atau setelah kelahiran melalui kontak kulit dengan kulit.

baca juga

"Inilah pentingnya Rancangan Undang-undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA) untuk memastikan jaminan kesehatan kepada ibu dan anak dilakukan secara terpadu," bebernya.

Menurut Puan, pemerintah perlu melakukan koordinasi dengan negara-negara sahabat untuk melakukan tindakan pencegahan, termasuk mempercepat penelitian vaksin cacar monyet.

Dilansir dari laman Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), virus cacar monyet dapat ditularkan ke janin selama kehamilan atau ke bayi baru lahir melalui kontak dekat selama dan setelah kelahiran. Bisa menimbulkan risiko serius pada janin atau bayi, termasuk keguguran spontan dan meninggal saat kelahiran.

Sementara itu, dr Adityo Susilo, SpPD, KPTI, FINASIM dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) sekaligus pengurus pusat PETRI (Perhimpunan Kedokteran Tropis dan Penyakit Infeksi Indonesia), menyatakan transmisi cacar monyet dapat terjadi secara vertikal dari ibu hamil ke janin melalui plasenta.

"Selain itu, transmisi secara vertikal dari ibu ke janin melalui plasenta (infeksi Cacar Monyet kongenital) juga dimungkinkan," jelasnya dalam keterangan tertulis, Rabu (27/7/2022).

dr Adityo menambahkan, cacar monyet dikatakan beresiko tinggi menular pada kelompok anak-anak, ibu hamil, dan lansia.



Simak Video "Spanyol Laporkan Penurunan Kasus Cacar Monyet"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT