Apakah Minum Kopi Menyebabkan Darah Tinggi? Dokter Jantung Ungkap Faktanya

ADVERTISEMENT

Apakah Minum Kopi Menyebabkan Darah Tinggi? Dokter Jantung Ungkap Faktanya

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Jumat, 29 Jul 2022 17:15 WIB
Kopi Turki yang unik dan istimewa
Apakah minum kopi menyebabkan hipertensi? (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Apakah minum kopi menyebabkan darah tinggi? Pasalnya, salah satu efek samping dari minuman ini kerap kali dipertanyakan orang awam dan dihubungkan dengan hipertensi atau darah tinggi.

Hipertensi sendiri merupakan kondisi umum saat tekanan darah terhadap dinding arteri cukup tinggi. Kondisi ini bisa memicu gangguan kesehatan lainnya, seperti penyakit kardiovaskular. Meski gejalanya sering tidak terlihat, hipertensi masih bisa dideteksi dan dikontrol dengan baik.

Adapun faktor risiko hipertensi bermacam-macam, seperti usia, riwayat keluarga, obesitas, stres hingga lainnya. Namun, benarkah minuman kopi juga menjadi faktor risiko atau pemicu hipertensi? Simak berikut ini.

Apakah Minum Kopi Menyebabkan Darah Tinggi?

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari Rumah Sakit Siloam, dr Vito Damay, SpJP(K), MKes, AIFO-K, FIHA, FICA, FAsCC, menjelaskan minuman kopi memang bisa memicu darah tinggi. Akan tetapi, respon darah tinggi tidak selalu terjadi.

Menurutnya, secara umum tekanan darah akan naik sedikit apabila mengkonsumsi kopi, begitu pula dengan detak jantung.

"Bisa dong, tapi respon darah tinggi tidak selalu terjadi. Namun secara umum tekanan darah akan naik sedikit kalau konsumsi kopi demikian pula detak jantung," tuturnya saat dihubungi oleh detikcom, Jumat (29/7/2022).

Lantas, Berapa Maksimal Minum Kopi dalam Sehari?

Meskipun sedikit memicu naiknya tekanan darah, dr Vito menjelaskan, minum kopi setengah sampai tiga cangkir dalam sehari justru bermanfaat untuk jantung.

Hal tersebut dijelaskannya bedasarkan hasil penelitian terbaru yang mengamati sekitar 400 ribu orang selama 10 sampai 15 tahun. Dari jangka waktu tersebut, penelitian ini melihat apakah ada kematian akibat serangan jantung hingga stroke. Hasilnya, minum setengah sampai tiga cangkir dalam sehari bisa menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung dan stroke.

"Penelitian terbaru ternyata kopi bermanfaat untuk jantung. Sekitar 400 ribu orang diamati selama 10 sampai 15 tahun dan dilihat apakah ada kematian atau serangan jantung atau stroke. Di antara mereka ada yang minum kopi nggak teratur, tidak rutin setiap hari. Ada juga yang minum kopi setiap hari lebih dari tiga cangkir. Ada juga yang minum kopi setengah cangkir sampai tiga cangkir seharinya dengan rutin. Ternyata minum setengah cangkir sampai 3 cangkir sehari menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung dan stroke," tutur dari Instagramnya atas izin yang bersangkutan.

dr Vito juga menegaskan, yang dibilang bagus adalah meminum setengah sampai tiga cangkir dalam sehari, bukan meminum berlebihan atau sesuka-sukanya.

"Dan juga ingat bahwa yang dikatakan bagus di penelitian ini adalah setengah cangkir sampai tiga cangkir dalam sehari. Jadi bukan berarti boleh minum kopi dengan sesuka-sukanya," sambungnya lagi.



Simak Video "Waspada! Dokter Jantung Ungkap Pemicu Stroke di Usia Muda"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT