ADVERTISEMENT

Selasa, 09 Agu 2022 18:30 WIB

Terpapar Flashing Light di Pengabdi Setan 2, Bisa Kejang? Ini Kata Dokter Saraf

Vidya Pinandhita - detikHealth
Pengabdi Setan 2 Foto: Dok. Instagram
Jakarta -

Film Pengabdi Setan 2: Communion tengah menjadi perbincangan hangat warga Tanah Air. Kali ini bukan gegara horornya, melainkan imbas banyaknya adegan cahaya kelap-kelip (flashing light) dalam film tersebut. Kini, bioskop resmi menyertakan peringatan (flash warning) setelah banyak warga waswas soal efek flash dalam film terhadap pengidap epilepsi.

Spesialis saraf dari RS Pondok Indah, dr Rubiana Nurhayati, SpS, menjelaskan, pada dasarnya, flashlight bisa memicu (trigger) kejang epilepsi dan migrain pada orang-orang dengan riwayat epilepsi. Namun, kerentanan seseorang mengalami kejang dan migrain tersebut mengacu pada tingkat sensitivitas setiap orang yang mungkin berbeda.

"Flash light memicu terjadi kejang dan serangan migrain. Tapi bukan penyebab epilepsi atau migrain (melainkan hanya sebagai pemicu atau trigger)," terang dr Rubiana pada detikcom, Selasa (9/8/2022).

Untuk mencegah risiko kejang, dr Rubiana menyarankan orang-orang dengan riwayat epilepsi untuk tidak menonton film-film yang mengandung banyak adegan cahaya kelap-kelip.

"Sebaiknya begitu (orang dengan riwayat epilepsi tidak menonton film dengan banyak adegan flashlight). Takutnya terpicu dan serangan. Terutama epilepsi nanti kejang," sambung dr Rubiana.

Pada orang-orang tanpa riwayat epilepsi, adegan flashlight dalam film tidak berisiko memicu kejang dan migrain. Jika muncul rasa tidak nyaman, atau penglihatan terganggu setelah terpapar flashlight, umumnya mata akan menyesuaikan dan penglihatan akan kembali normal.

"Biasanya mata akan adjustment (penyesuaian) sendiri ya. Kecuali dengan riwayat gangguan kornea," pungkas dr Rubiana.



Simak Video "Kata Dokter Saraf soal Kaitan Flashlight ''Pengabdi Setan 2'' dengan Epilepsi"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT