ADVERTISEMENT

Rabu, 10 Agu 2022 12:30 WIB

Dear Emak-emak! Cegah Stunting, Megawati Minta Perempuan Harus Bisa Masak

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Megawati meminta semua perempuan wajib bisa memasak. (Foto: Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Megawati Soekarnoputri mengimbau seluruh wanita untuk bisa memasak meskipun tetap sibuk berkarier. Hal ini menurutnya penting untuk memastikan anak mendapatkan olahan makanan bergizi.

Gizi yang baik disebutnya otomatis mencegah risiko anak mengalami stunting. Ia menyoroti angka stunting Indonesia masih berada di 24,4 persen, relatif sangat tinggi. Megawati berharap angka tersebut bisa ditekan bahkan hingga nol persen.

"Kurang kerja apa saya. Sebagai presiden, saya tidak pernah ketinggal untuk memasak (di rumah). Minimal satu atau dua menu. Tidak ada alasan untuk perempuan tidak bisa memasak. Ibu-ibu pejabat juga harus bisa memasak," kata Presiden kelima Republik Indonesia, dalam agenda kick off Kolaborasi Percepatan Penurunan Stunting, Senin (8/8/2022).

"Kaum perempuan harus bisa masak, apapun profesinya. Kaum perempuan kok lembek? Ayo bergerak! Tunjukkan bahwa kaum perempuan itu tidak lemah! Saya kalau berbicara lugas, kenyataan yang saya sampaikan, bukan seremonial. Ayo ibu-ibu, bangun," kata Megawati.

Megawati juga sempat mendemonstrasikan olahan makanan murah dan bergizi sebagai resep makanan pendamping ASI bayi berusia 12 hingga 24 bulan yakni bubur daun kelor dan opro singkong.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo menyebut pencegahan stunting memang perlu diawali dengan perbaikan pola makan. Nilai gizi perlu menjadi pertimbangan utama untuk para ibu di Indonesia.



Simak Video "Pemerintah Alokasikan Anggaran Penurunan Stunting 2022 Rp 25 T"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT