Ngantuk Habis Makan Bisa Jadi Gejala Prediabetes, Begini Pesan Wamenkes RI

ADVERTISEMENT

Ngantuk Habis Makan Bisa Jadi Gejala Prediabetes, Begini Pesan Wamenkes RI

Vidya Pinandhita - detikHealth
Kamis, 08 Sep 2022 21:00 WIB
ilustrasi diabetes
Ilustrasi sering mengantuk setelah makan bisa jadi tanda prediabetes. Foto: thinkstock
Jakarta -

Sering mengantuk setelah makan bisa menjadi salah satu pertanda prediabetes. Pasalnya, pada kondisi ini, gula darah tidak bisa dipakai oleh sel dalam tubuh sehingga akan timbul rasa lelah dan peningkatan gula darah.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono dalam siaran langsung akun Instagram Kementerian Kesehatan RI (@kemenkes_ri) pada Kamis (8/9/2022).

"Kalau sehabis makan mengantuk, artinya gulanya nggak bisa dipakai sel-sel tubuh. Karena tidak bisa dipakai sel-sel tubuh, nggak bisa masuk ke dalam sel tubuh, di dalam otot. Maka dia akan mengalami kelelahan sehingga gula darahnya meningkat," terang Dante.

Lebih lanjut Dante menjelaskan, tanda prediabetes lainnya adalah munculnya lingkaran hitam di sekitar leher atau yang disebut sebagai 'acanthosis nigricans'. Garis tersebut menunjukkan terlalu banyak insulin dalam darah.

"Laki-laki coba dilihat di leher masing-masing. Kalau ada garis hitam di leher bagian belakang, itu merupakan tanda diabetes karena tinggi insulin tidak bisa bekerja," pungkas Dante.



Simak Video "Kemenkes RI Laporkan Peningkatan Prevalensi Penyakit Diabetes-Stroke"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT