ADVERTISEMENT

Kamis, 22 Sep 2022 12:02 WIB

Putri Beatrice Cucu Ratu Elizabeth II Cemas saat Pemakaman, Gegara Disleksia?

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
FILE - In this Aug. 31, 2019 file photo, Britains Princess Beatrice with her fiance, Edoardo Mapelli Mozzi, attend the wedding of Ellie Goulding and Caspar Jopling, in York, England. Buckingham Palace says that Princess Beatrice has got married in a private ceremony, with her grandmother Queen Elizabeth II in attendance. Beatrice married Edoardo Mapelli Mozzi Friday, July 17, 2020 at The Royal Chapel of All Saints at Royal Lodge, Windsor. The monarch, the Duke of Edinburgh and other close family members attended, in line with COVID-19 guidelines. (Peter Byrne/PA via AP, file) Putri Beatrice (Foto: AP/Peter Byrne)
Jakarta -

Cucu mendiang Ratu Elizabeth II, Putri Beatrice mengalami kewalahan dan kecemasan saat pemakaman sang nenek. Perasaan tersebut muncul lantaran ia mengidap disleksia, kondisi yang membuatnya sangat bingung. Adapun kondisi tersebut diidapnya sejak masih berusia tujuh tahun.

Sebelumnya, Putri Beatrice sempat diwawancarai dengan seorang selebriti Giovanna Fletcher. Ia secara terbuka mengungkapkan pengalamannya mengidap disleksia.

"Saya ingat merasa sangat bingung-perasaan yang luar biasa, 'Mengapa semua ini terasa sedikit kacau? Mengapa saya merasa kata-kata di halaman ini hanyalah sekumpulan... Apa yang terjadi di sini? Apa yang harus saya lakukan dengan ini?'," ucapnya dikutip dari Express UK, Kamis (22/9/2022).

Menurut British Dyslexia Association (BDA), disleksia adalah gangguan dalam proses belajar yang ditandai dengan kesulitan membaca, menulis, atau mengeja. Pengidap disleksia akan kesulitan untuk mengidentifikasi kata-kata yang diucapkan dan mengubahnya menjadi huruf atau kalimat.

Sebagian besar anak disleksia dapat berhasil di sekolah dengan bimbingan belajar atau program pendidikan khusus. Juga, kondisi ini terkadang tidak terdiagnosis selama bertahun-tahun dan tidak dikenali sampai dewasa.

Gejala Disleksia

Dikutip dari Mayo Clinic, tanda gejala disleksia tergantung dari tingkat keparahan yang diidap oleh seseorang. Berikut informasinya.

Gejala pada Anak

Tanda-tanda seorang anak kecil mungkin berisiko mengalami disleksia meliputi:

  • Terlambat berbicara
  • Belajar kata-kata baru secara perlahan
  • Masalah membentuk kata-kata dengan benar, seperti membalikkan suara dalam kata-kata atau membingungkan kata-kata yang terdengar sama
  • Masalah mengingat atau menamai huruf, angka, dan warna
  • Kesulitan mempelajari lagu anak-anak atau bermain game berima

Gejala disleksia mungkin lebih tampak jelas ketika seorang anak bersekolah, seperti:

  • Membaca jauh di bawah tingkat yang diharapkan untuk usia
  • Masalah memproses dan memahami apa yang didengar
  • Kesulitan menemukan kata yang tepat atau membentuk jawaban atas pertanyaan
  • Masalah mengingat urutan hal
  • Kesulitan melihat (dan kadang-kadang mendengar) persamaan dan perbedaan huruf dan kata
  • Ketidakmampuan untuk mengucapkan pengucapan kata yang tidak dikenal
  • Kesulitan mengeja
  • Menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyelesaikan tugas-tugas yang melibatkan membaca atau menulis
  • Menghindari kegiatan yang melibatkan membaca

Gejala pada Remaja dan Dewasa

  • Kesulitan membaca
  • Membaca dan menulis yang lambat
  • Masalah ejaan
  • Menghindari kegiatan yang melibatkan membaca
  • Salah mengucapkan nama atau kata, atau masalah mengambil kata
  • Menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyelesaikan tugas-tugas yang melibatkan membaca atau menulis
  • Kesulitan meringkas cerita
  • Kesulitan belajar bahasa asing
  • Kesulitan mengerjakan soal kata matematika


Simak Video "Dokter Bicara soal Pangeran Philip di Balik Kematian Ratu Elizabeth II"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT