YLKI Sayangkan Somasi Es Teh Indonesia, Ini yang Dikhawatirkan

ADVERTISEMENT

YLKI Sayangkan Somasi Es Teh Indonesia, Ini yang Dikhawatirkan

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Senin, 26 Sep 2022 14:00 WIB
Plastic glasses of iced grapefruit green tea, oolong tea,  dark cocoa with layer of cream cheese foam ; Traditional Chinese Beverage. Selective focus.
Ilustrasi es teh. Foto: Getty Images/iStockphoto/Theerawan Bangpran
Jakarta -

Viral di media sosial, Es Teh Indonesia melayangkan somasi kepada pelanggan yang memprotes produknya kemanisan seperti mengandung gula tiga kilogram. Menurut Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, tidak seharusnya somasi atau langkah hukum lain dilakukan terhadap konsumen yang mengkritik.

"Sekeras apapun kritik konsumen, seharusnya pelaku usaha tak perlu serang balik konsumen dengan somasi, atau bahkan langkah hukum lainnya," tulisnya dalam keterangan yang diterima detikcom, Senin (26/9/2022).

Menurutnya, somasi terhadap konsumen akan meruntuhkan sikap kritis konsumen. Hal ini disebutnya pembungkaman terhadap hak-hak konsumen.

"Laporan pidana dengan dalih pencemaran nama baik, hanya akan meruntuhkan sikap kritis konsumen. Dan ini pembungkaman hak-hak konsumen," bebernya.

"Bagaimanapun, mengeluh atau mengadu adalah hak konsumen yang dijamin dalam UU Perlindungan Konsumen. Jika ada kritik konsumen yang berpotensi merugikan pelaku usaha atas produknya, sebaiknya dilakukan mediasi antara pelaku usaha dengan konsumen sehingga ada titik temu yang elegan," pungkasnya.

Sementara itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) ikut buka suara mengomentari kasus ini. Menurut Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM RI, Rita Endang, produk Es Teh Indonesia termasuk dalam pangan siap saji.

"Esteh Indonesia termasuk dalam Pangan Siap Saji. Pangan yang diolah langsung. Pengawasan terhadap pemberian informasi kandungan gula serta peran kesehatan pada pangan siap saji dilakukan oleh Dinkes Provinsi, Dinkes Kabupaten atau Kota," terangnya saat dihubungi detikcom Senin (26/9/2022).



Simak Video "Duduk Perkara hingga Es Teh Indonesia Somasi Pelanggan"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT