Wanita Ini Dirawat di RS Gegara Anjing Peliharaan BAB di Wajahnya

ADVERTISEMENT

Wanita Ini Dirawat di RS Gegara Anjing Peliharaan BAB di Wajahnya

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Senin, 03 Okt 2022 11:37 WIB
Wanita dirawat akibat anjing bab
Wanita dirawat 3 hari setelah anjing peliharaan BAB di wajahnya. Foto: SWNS
Jakarta -

Sebuah kejadian malang menimpa wanita bernama Amanda Gommo, dirinya harus dirawat selama tiga hari di rumah sakit setelah anjing peliharaan buang air besar (BAB) di wajahnya ketika tidur. Amanda bercerita ia tengah tidur siang dengan mulut terbuka, ketika tiba-tiba anjing miliknya menyemprotkan kotoran tepat di wajahnya.

"Saya sedang tidur siang dengan Belle (anjing peliharaanya), seperti yang selalu saya lakukan, ketika saya tiba-tiba merasakan sesuatu menyemprot ke mulut saya, saya bergegas ke kamar mandi dan anak saya sedang mandi, jadi sebelum saya mencucinya saya punya waktu untuk memotret. Itu menjijikkan, dan saya tersiksa selama berjam-jam, saya tidak bisa mengeluarkan rasa dari mulut saya," tuturnya kepada LADBible, dikutip Senin (3/10/2022).

Ternyata anjing peliharaanya tersebut tengah mengalami diare dan segera diberikan antibiotik. Namun, sehari setelah kejadian tersebut, Amanda merasakan kram hebat di perutnya.

Amanda menelpon tim medis untuk ke tempatnya, lalu mereka memberi obat penghilang rasa sakit untuk kram perut Amanda. Tim medis juga menginstruksikannya untuk minum banyak air agar menghilangkan potensi infeksi.

Namun gejala Amanda makin memburuk, dua hari kemudian kram yang dialaminya menyebar ke seluruh tubuh. Setelah diperiksa dengan cermat oleh dokter, Amanda didiagnosis menderita infeksi saluran pencernaan yang ditularkan melalui kotoran Belle yang terkena mulutnya.

Amanda diobservasi di rumah sakit selama tiga hari dan diberikan elektrolit serta glukosa untuk mencegah dehidrasi. Dokter yang merawat Amanda mengaku, belum pernah menangani pasien dengan infeksi gastrointestinal disebabkan oleh anjing buang air besar ke mulut pemiliknya.

Dikutip dari Healthline, infeksi gastrointestinal disebabkan oleh sejumlah bakteri, virus, dan parasit. Dalam banyak kasus, infeksi akan berlalu dalam beberapa hari. Gejala meliputi kram perut, mual, muntah, demam, kehilangan selera makan, dan dehidrasi.



Simak Video "Polemik Oralit yang Disebut Perburuk Sakit Diare"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT