Dr dr H R Soeharto, Dokter Pribadi Bung Karno yang Dianugerahi Pahlawan Nasional

ADVERTISEMENT

Dr dr H R Soeharto, Dokter Pribadi Bung Karno yang Dianugerahi Pahlawan Nasional

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Jumat, 11 Nov 2022 11:16 WIB
Profil dr HR Soeharto yang Diberi Gelar Pahlawan Nasional di 2022
Dr dr H R Soeharto dianugerahi gelar Pahlawan Nasional (Foto: Tangkapan layar Seminar Nasional Pengusulan Calon Pahlawan Nasioanal DR. dr. H R SOEHARTO).
Jakarta -

Seorang tokoh dari Jawa Tengah, Dr dr H R Soeharto masuk dalam daftar lima tokoh yang diberi gelar Pahlawan Nasional oleh pemerintah. Hal tersebut sebelumnya disampaikan oleh Mahfud MD melalui akun Twitternya, @mohamahfudmd, pada Kamis (3/11/2022). Adapun penyerahan gelar Pahlawan Nasional ini diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara pada Senin, 7 November 2022.

"Twips. Pemerintah akan anugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada 5 putera pejuang dan pengisi kemerdekaan Indonesia. Kepada daerah-daerah dan institusi-institusi warisannya dipersilakan melakukan tahniah (syukuran). Penganugerahan gelar oleh Presiden akan dilakukan di Istana Negara tanggal 7 November 2022," dikutip dari laman Twitternya

Profil Dr dr H R Soeharto yang Jadi Pahlawan Nasional

Dikutip dari laman Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Dr dr H R Soeharto merupakan seorang dokter pribadi Presiden RI pertama, Soekarno, sejak tahun 1942. Selama tugasnya, tokoh kelahiran Tegalgondo, Surakarta, 24 Desember 1908 ini selalu menemani Bung Karno berkeliling ke seluruh dunia. Ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian, dan Kepala Bappenas di Kabinet Soekarno.

Nama dr Soeharto tercatat sebagai salah satu pendiri bank pertama di Indonesia, Bank Negara Indonesia (BNI), sekaligus turut andil dalam pembangunan kawasan Sarinah Thamrin Jakarta, dan Hotel Indonesia. Pada awal kemerdekaan, Dr Soeharto juga berperan sebagai bendahara yang mengelola dana penyelenggaraan pemerintahan, karena pada masa itu lembaga-lembaga negara belum sepenuhnya fungsional.

Pada 1950, dr Soeharto tercatat menjadi salah satu penggagas berdirinya Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Ia juga pelopor yang menginisiasi program Keluarga Berencana (KB) di Indonesia. Selanjutnya, dr Soeharto didapuk menjadi ketua pertama Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) pada tahun 1957. dr Soeharto wafat pada tahun 2000.

Sosok Dr dr H R Soeharto di Mata IDI

Jasa Dr Soeharto juga dikisahkan Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih. Sejarah munculnya IDI disebut Daeng kental dengan pengabdian Dr Soeharto.

Semasa hidup, rapat pembahasan terkait perkumpulan dokter Indonesia kerap dilakukan di rumah Dr Soeharto. Asal usul 'ikatan' dalam penamaan organisasi IDI juga berawal dari gagasan Dr Soeharto, hingga akhirnya kini IDI berkembang menjadi 434 cabang di 33 provinsi Indonesia.

"Beliau ini sangat berjasa sekali waktu mempertemukan perkumpulan tabib dan perkumpulan dokter Indonesia digabung menjadi satu. Mengadakan muktamar pertama, namanya keren muktamar warga negara dokter Indonesia," beber dia beberapa waktu lalu.

"Jadi memang karena waktu itu semangat perjuangan untuk mendorong dokter yang lokal, Indonesia, setara dan memiliki daya saing dengan dokter zaman Belanda waktu itu," terangnya.

Alasan Dr dr H R Soeharto Dianugerahkan Gelar Pahlawan Nasional

Dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), Pemerintah menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada Dr dr HR Soeharto karena almarhum dinilai telah berjuang bersama Presiden Soekarno dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.

dr Soeharto juga memfasilitasi Sukarno dan para tokoh perjuangan dalam membahas strategi perjuangan di rumah pribadinya. Termasuk ikut mendampingi Sukarno, Moh Hatta, dan KRT Radjiman Wediodiningrat dalam perjalanan ke Saigon untuk bertemu Marsekal Terauchi membahas kemerdekaan Indonesia.



Simak Video "RSUD Diharapkan Punya Fasilitas Memadai untuk Tangani Pasien Kanker"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT