Dokter Forensik Sebut Butuh 2-3 Bulan Mumifikasi Sampai Jenazah 'Mengering'

ADVERTISEMENT

Dokter Forensik Sebut Butuh 2-3 Bulan Mumifikasi Sampai Jenazah 'Mengering'

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Selasa, 22 Nov 2022 11:50 WIB
Rumah sekeluarga tewas mengering di Kalideres, jakarta Barat, terkunci rapat.
Foto: Rumah sekeluarga tewas 'mengering' di Kalideres, jakarta Barat, terkunci rapat. (Rumondang Naibahp/detikcom)
Jakarta -

Dokter spesialis forensik dari Universitas Indonesia dr Ade Firmansyah menjelaskan proses mumifikasi yang terjadi pada mayat. Kondisi ini terjadi pada jenazah keluarga di Kalideres, Jakarta Barat.

dr Ade mengatakan mumifikasi adalah perubahan lanjut dari kematian. Hal ini membuat kondisi jenazah berbeda pada saat orang tersebut baru saja meninggal.

"Mumifikasi dapat terjadi dalam waktu setidaknya 15 hari bila jenazah berada di luar ruangan atau 2-3 bulan di dalam ruangan," kata dr Ade kepada detikcom, Selasa (22/11/2022).

Pada setiap jenazah yang mengalami pembusukan, akan terjadi degradasi dari sel-sel di tubuh yang menghasilkan cairan atau gas.

"Lama kelamaan tubuh akan tampak 'mengering' karena seluruh sel tubuh, termasuk lemak dan otot, serta unsur cairan dalam tubuh sudah hilang,"

Kondisi mayat yang 'mengering' juga dialami empat jenazah yang ditemukan di Perumahan Citra Garden Satu Extension tersebut. Otoritas terkat menduga hal tersebut terjadi karena 'tidak makan dan minum cukup lama'.



Simak Video "China Kembali Kewalahan Urus Jenazah Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT