Mulai 1 Januari 2023, Macron Gratiskan Kondom Bagi Muda-mudi Prancis

ADVERTISEMENT

Mulai 1 Januari 2023, Macron Gratiskan Kondom Bagi Muda-mudi Prancis

Hana Nushratu - detikHealth
Sabtu, 10 Des 2022 14:00 WIB
Collection of colorful condomsSelective focus; shallow DOF
Mulai Januari 2023, Pemerintah Prancis gratiskan kondom. (Foto: istock)
Jakarta -

Guna mencegah Infeksi Menular Seksual (IMS), Pemerintah Prancis akan menggratiskan kondom bagi kaum muda berusia 18-25 tahun. Kebijakan yang diumumkan melalui akun twitternya @EmmanuelMacron berlaku pada Januari 2023.

Dikutip dari BBC, Prancis mengalami peningkatan IMS nasional sebanyak 30 persen. Atas dasar itu, Macron meminta kaum muda melakukan 'revolusi kecil dalam pencegahan' dengan menggunakan kondom yang bisa didapatkan secara gratis melalui apotek.

"Kami tidak terlalu bagus dalam hal ini (pendidikan seks)," ujar Macron, Kamis (9/12/2022).

Kebijakan ini lahir bersamaan bersamaan dengan inisiatif kesehatan lainnya yang menargetkan penyebaran IMS dan meningkatkan akses ke kontrasepsi.

Pada 2018, pemerintah Prancis mulai mengganti biaya kondom kepada individu. Biaya kondom yang diganti apabila kondom tersebut dibeli di apotek dengan resep dokter atau bidan.

Awal tahun ini, pemerintah menggratiskan kontrasepsi untuk semua wanita hingga usia 26 tahun. Kebijakan ini mempengaruhi kehidupan tiga juta wanita Prancis. Sebelumnya, kontrasepsi gratis hanya untuk wanita dan anak perempuan berusia 18 tahun atau lebih muda.

Dalam cuitannya pada Kamis (9/12/2022), Macron menambahkan kebijakan-kebijakan kesehatan lainnya. Kebijakan tersebut termasuk kontrasepsi darurat gratis untuk semua wanita di apotek, serta pemeriksaan IMS gratis tanpa resep (kecuali HIV) untuk mereka yang berusia di bawah 26 tahun.



Simak Video "Pertama di Dunia! Kondom Unisex untuk Pria dan Wanita"
[Gambas:Video 20detik]
(hnu/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT