Memiliki susunan gigi yang rapi merupakan impian banyak orang untuk menunjang kesehatan dan kepercayaan diri. Namun, saat memutuskan untuk memulai perawatan ortodonti, calon pasien sering kali dihadapkan pada dua pilihan populer: kawat gigi konvensional (behel) atau aligner transparan seperti Invisalign.
Kedua metode ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Lantas, mana yang lebih efektif?
Metode Permanen vs Lepas-Pasang
Perbedaan paling mendasar terletak pada cara penggunaannya. Behel merupakan perangkat permanen yang terdiri dari bracket dan kawat yang ditempel pada gigi oleh dokter. Karena bersifat permanen, behel bekerja secara terus-menerus selama 24 jam tanpa perlu dilepas-pasang oleh pasien.
Di sisi lain, aligner seperti Invisalign bersifat removable atau bisa dilepas.
"Sesuai namanya, invisible align artinya tidak terlihat. Dibandingkan kawat gigi konvensional, aligner memang menawarkan estetika karena warnanya yang transparan," ujar dokter gigi drg Jeddy dari JnJ Specialist Dental Center.
Simak Video "Video: Kata Pengguna Behel soal Momen 'Iyup', Keganggu Nggak Sih?"
(kna/kna)