Selasa, 05 Jan 2016 19:34 WIB

Hati-hati, Terlalu Stres Bisa Rusak Program Diet Anda

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Foto: Thinkstock
Jakarta - Program diet untuk menurunkan berat badan punya risiko masing-masing, tergantung jenis dietnya. Namun semua jenis diet bisa dipastikan gagal jika Anda terlalu sering merasa stres.

Judith J Wurtman, PhD, penulis buku The Serotonin Power Diet mengatakan stres mengacaukan kondisi mental Anda. Ketika stres, Anda cenderung lebih mudah untuk makan lebih banyak, kondisi yang dikenal sebagai binge-eating.

Baca juga: Bisa Pengaruhi Sperma, Diet Pria Penting untuk Kesehatan Calon Anak

"Ada perbedaan krusial antara menyukai makanan dengan makan terlalu banyak. Dan perbedaan ini semakin kabur jika Anda terlalu sering merasa stres," tutur Dr Wurtman, dikutip dari Psychology Today, Selasa (5/1/2015).

Stres bisa muncul dari mana saja. Mulai dari deadline kantor yang tak pernah berhenti, repot mengurus anak hingga dari program diet yang Anda jalani sendiri.

Oleh karena itu Wurtman mengatakan ada baiknya Anda mengenali diri sendiri. Percuma saja Anda menggunakan jasa nutrisionis atau dokter gizi untuk membantu program diet penurunan berat badan jika Anda sendiri tak tahu apa penyebab Anda makan terlalu banyak.

Karena itu motivasi dan niat menjadi sangat penting. Program diet penurunan berat badan tidak akan berhasil jika Anda masih menyerah terhadap godaan es krim dan cokelat di kala sedih.

"Tidak ada rasio protein dan karbohidrat yang dapat mengatur kadar stres Anda, tidak ada antioksidan yang dapat memperkuat keinginan Anda. Semua hal itu berasal dari diri sendiri, dan hanya Anda yang dapat melakukannya," ungkap Dr Wurtman.

Baca juga: 5 Dampak Buruk Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula Bagi Tubuh (mrs/up)