Studi yang dilakukan oleh peneliti dari Mayo Clinic di Arizona menyebutkan bahwa mengurangi asupan daging merah, terutama yang diolah dan diawetkan, dapat memberikan efek yang positif bagi kesehatan.
Mereka bahkan merekomendasikan masyarakat untuk tidak melupakan pentingnya asupan sayuran dan buah. Jika pun memang pengurangan asupan daging masih dirasakan sulit, maka Anda bisa mengurangi asupan daging olahan seperti sosis, daging burger, bacon dan sejenisnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prof Brookshield Laurent, dari departemen kedokteran keluarga dan ilmu klinis di New York Institute of Technology College of Osteopathic Medicine, mengatakan bahwa diet dengan penuh junk food dan daging olahan dalam jangka panjang benar-benar dapat memengaruhi kesehatan tubuh.
"Bukti klinis ini dapat menjadi pengingat bahwa pola makan sangat penting jika Anda ingin memiliki tubuh sehat dan awet muda," tutur Prof Laurent, seperti dikutip dari Daily Mail, Senin (9/5/2016).
Meskipun penelitian lebih lanjut masih sangat diperlukan untuk menemukan penyebab konsumsi daging olahan berpengaruh negatif bagi tubuh, namun Prof Laurent berpendapat hal ini lebih mengarah kepada peningkatan risiko penyakit kardiovaskular dan penyakit jantung iskemik.
Studi ini telah diterbitkan dalam Journal of American Osteopathic Association.
Baca juga: Perubahan Pola Makan Seperti Ini Bisa Bantu Perbesar Peluang Kehamilan
(ajg/vit)











































