Kamis, 31 Jan 2019 16:28 WIB

Gemuk karena Jarang Ketemu Suami, Mungkinkah?

Kireina S. Cahyani - detikHealth
Sunarti, wanita asal Karawang yang mengalami obesitas karena kesepian (Foto: Luthfiana Awaluddin) Sunarti, wanita asal Karawang yang mengalami obesitas karena kesepian (Foto: Luthfiana Awaluddin)
Jakarta - Kegemukan atau obesitas kerap dianggap sebagai faktor risiko berbagai penyakit mematikan. Namun perasaan kesepian pun ternyata memiliki dampak buruk bagi kesehatan fisik serta kesehatan mental.

Seperti dialami salah satu wanita asal Karawang, Sunarti (39). Ia dikabarkan mengalami obesitas akibat mengalami kesepian. Terlebih lagi ia juga mengaku belum memiliki momongan dan sering ditinggal suami bekerja. Sehingga pada akhirnya ia melampiaskan perasaan buruknya itu kepada makanan.

Dikutip dari detikNews, Sunarti yang awalnya memiliki bobot 60 kilogram saat ini menjadi 148 kilogram. Kini ia sama sekali tak bisa berjalan, bahkan kakinya tak kuat menopang badannya.



Faktor kejiwaan memang banyak dikaitkan dengan pola makan dan risiko kegemukan. Hal ini terjadi karena seseorang pada kondisi tertentu, misalnya stres atau kesepian, cenderung akan lebih ingin makan dan ngemil atau yang biasa disebut sebagai comfort eating.

Menurut Anindita Citra, psikolog dari klinik obesitas Light House, sebagian besar orang yang melampiaskan pada makanan memiliki tujuan untuk mendapatkan sebuah perhatian. Ia membutuhkan hal tersebut, oleh karena itu saat makan ia akan merasa sedikit terhibur.

"Dia akan merasa less lonely. Merasa ada yang memperhatikan. Jadi dengan melakukan itu, ada reward tersendiri," ujar wanita yang akrab disapa Citra tersebut, dalam sebuah wawancara dengan detikHealth.

(up/up)
News Feed