Kamis, 07 Feb 2019 16:03 WIB

Transformasi Drastis Wanita yang Sulit Bernapas dengan Berat 171 Kg

Firdaus Anwar - detikHealth
Transformasi drastis Alysha McNair (Foto: instagram @goldcorosefitness) Transformasi drastis Alysha McNair (Foto: instagram @goldcorosefitness)
Jakarta - Ketika Alysha McNair masih berusia 17 tahun dirinya punya kebiasaan mengonsumsi makanan fast food yang membuat tubuhnya membengkak hingga ukuran baju XXXXL. Dengan berat badan mencapai 171 kilogram (kg), Alysha sering jadi bahan perundungan di sekolah.

Alysha akhirnya keluar dari sekolah karena tidak tahan dengan penganiayaan yang diterimanya dan beberapa kali berusaha bunuh diri. Ia juga sempat berusaha menyembunyikan kondisinya dengan berdiam di rumah, memakai makeup untuk merasa lebih baik namun tidak berhasil.

"Saya memasang makeup sampai empat jam cuma untuk berani melihat ibu saya di muka. Tidak ada alasan lain karena saya begitu takut dan merasa rendah diri," kata Alysha kepada detikHealth.



Hingga suatu saat Alysha tersedak minuman bersoda, sadar kalau memang dirinya punya masalah kesehatan sulit untuk bernapas. Alysha pun bertekad mulai mengubah gaya hidupnya perlahan mulai dari mengatur makan hingga olahraga.

Perjalanan transformasi Alysha tidak selalu mulus karena ia beberapa kali mengalami gangguan makan dan cedera karena olahraga. Namun demikian dirinya tidak pernah menyerah, perlahan tapi pasti bekerja untuk memperoleh tubuh idealnya.

Mulai dari olahraga di gym hingga lari mendaki gunung di pagi buta dilakukan oleh Alysha.

"Jangan menyerah!! Kalau kamu suatu hari salah makan MASIH ADA hari lain. Jangan langsung menyerah karena itu sia-sia. Pikirkan saja besok bukan bagaimana dua tahun ke depan," kata Alysha dalam instagramnya @goldcorosefitness.

Kini di usia 21 tahun Alysha berhasil memangkas 82 kg berat badannya. Ia populer di media sosial sebagai influencer kebugaran.

"Saya tidak percaya betapa bahagianya saya sekarang setiap hari. Saya bekerja keras untuk hidup saya yang sekarang," kata wanita yang bercita-cita menjadi pelatih kebugaran ini.

"Motivasi saya ingin menjadi pribadi yang lebih baik jadi bisa membantu orang lain. Saya tidak ingin ada yang merasakan hal sama seperti saya," pungkasnya.

(fds/up)