Rabu, 17 Apr 2019 15:19 WIB

Pengidap Gangguan Jiwa di TPS Ini Berharap Ketemu Capres Pilihannya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ratusan pengidap gangguan jiwa nyoblos di panti sosial (Foto: Khadijah Nur Azizah/detikHealth) Ratusan pengidap gangguan jiwa nyoblos di panti sosial (Foto: Khadijah Nur Azizah/detikHealth)
Jakarta - Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) memiliki hak pilih yang sama sebagai warga negara, begitu juga warga Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2 yang juga merupakan penyandang disabilitas mental.

Suasana pelaksanaan pemilu pun terpantau kondusif dan lancar. Para warga binaan terlihat mampu mengikuti arahan dari panitia.

"Seneng, lucu karena rame," celetuk salah satu warga binaan.

Saat ditanyai lebih lanjut perihal cara mencoblos, mereka mengaku mengetahui alurnya karena sebelumnya sudah diberikan sosialisasi terlebih dahulu.

"Ada gambarnya dicoblos aja. Latihan dulu kemarin sama temen-temen," lanjutnya.



Warga binaan panti sosial pun sudah tahu siapa saja para pasangan calon yang diusung. Kepala Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2, Tuti Sulistyaningsih, mengatakan pengenalan paslon dibantu dari KPU.

Pertama di bulan Januari dari KPU Jakarta Timur, diperkenalkan siapa paslonnya, untuk apa mereka memilih dan mengapa memilih. Dilanjutkan bulan Maret dari KPU tingkat provinsi DKI Jakarta," terang Tuti.

Mereka juga memiliki harapan-harapan bagi para pasangan calon yang terpilih untuk sekedar mengunjungi dan memberikan dukungan bagi para penyandang disabilitas mental.

"Harapannya pengen ketemu. Mau main," pungkasnya.

(kna/up)