Selasa, 12 Nov 2019 09:26 WIB

Saran Dokter Agar Makan Nasi Tak Bikin Gemuk

Nabila Ulfa Jayanti - detikHealth
Ini saran dokter untuk konsumsi nasi agar tidak bikin gemuk. Foto ilustrasi: iStock Ini saran dokter untuk konsumsi nasi agar tidak bikin gemuk. Foto ilustrasi: iStock
Jakarta - Karena kandungan kalorinya, nasi sering dianggap sebagai biang keroknya diabetes dan kegemukan. Padahal nasi tidak sejahat itu, lho.

Nasi disebut-sebut punya kandungan gula yang bisa menyebabkan diabetes. Namun menurut ahli metabolik endokrin Dr dr Aris Wibudi, SpPD-KEMD yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PEDI (Perhimpunan Edukasi Diabetes Indonesia), pengidap diabetes tak perlu sampai harus menghilangkan nasi dari piringnya. Sebab, nasi dapat menaikkan gula darah hanya ketika dikonsumsi berlebihan.

"Secara umum, kalau mau secara global, nasinya, kentangnya, atau mi-nya itu cuma 1/4 porsi. Proteinnya 1/4 porsi, sayurnya 1/2 porsi," jelasnya pada detikcom, Senin (11/11/2019).

Supaya tetap makan sehat nan enak, dr Aris menyarankan agar selalu memprioritaskan sayuran setiap kali makan.

"Prinsipnya orang diabetes harus enak makannya. Tapi komposisinya diperbaiki, jauh lebih banyak sayurnya 2 kali lipat dari nasinya. Kemudian proteinnya juga sama komposisinya dengan nasi. Jadi makannya orang diabetes boleh enggak (dengan) nasi uduk? Yang penting nasi uduknya tetep 1 porsi, protein 1 porsi, sayurnya 2 porsi. Jadi bukan berarti enggak boleh," jelas dr Aris.



Simak Video "Menu Diet ala Korea Ini Bisa Cegah Diabetes Loh!"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)