Perayaan Idul Adha tentu tak lepas dari daging, santan, bakar-bakaran, dan makanan enak berlemak lainnya. Tak perlu takut kolesterol, ada cara menangkalnya.
dr Vito A Damay, seorang spesialis jantung di RS Siloam Lippo Village mengatakan tidak masalah untuk mengonsumsi makanan berlemak di hari raya. Namun ia juga memberikan beberapa tips berikut:
1. Tidak berlebihan
dr Vito menyarankan untuk mengkonsumsi daging sekadarnya saja, tidak perlu berlebihan. Anggaplah konsumsi daging hanya sebagai bagian dari ucapan rasa syukur.
"Kalau makan, jangan kenyang sama makanan dengan kuah santan dan daging. Ambil secukupnya saja dengan rasa pengendalian diri," ujar dr Vito saat dihubungi detikcom, Selasa (28/07/2020).
2. Imbangi dengan sayur
dr Vito juga melontarkan bahwa peran sayur sangatlah penting untuk menghalangi penyerapan kolesterol jahat di saluran pencernaan, sehingga sebagian kolesterol jahat bisa terbuang. Misalkan, ketika makan sate kambing, kombinasikan dengan timun, acar, tomat, dan sayuran lainnya supaya kita cepat merasa kenyang juga.
"Kalau makan daging, sertai juga dengan sayur di dalam piring. Setengah dari porsi piring kita harus ada sayuran supaya lebih cepat kenyang dan kolesterol jahat juga tidak mudah terserap di dalam pencernaan," jelas dr Vito.
3. Pakai piring kecil
Jika ukuran piring cukup besar, adanya dorongan dalam diri kita untuk mengambil porsi makanan lebih banyak. Pilih ukuran piring yang lingkarannya tidak besar, sehingga kita bisa mengambil porsi yang sewajarnya dan tidak perlu terus-terusan menambah.
"Porsi piringnya kecil saja. Kalau terpaksa di porsi besar, bisa diakali dengan makan berdua. Saya pun dan istri juga melakukan itu. Lagipula hari raya itu kan bentuk ungkapan syukur, jadi makan secukupnya saja," tukasnya.
(up/up)