Minggu, 07 Feb 2021 05:00 WIB

Biar Cepat Pulih, Hindari 5 Makanan Ini Saat Terinfeksi COVID-19

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Pasien COVID-19 tanpa gejala berada diruang isolasi mandiri di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (22/9/2020). Menurut petugas dilokasi saat ini sudah diisi oleh 9 warga berstatus OTG (orang tanpa gejala). Pemerintah kota Bekasi menyiapkan 57 tempat tidur untuk pasien COVID-19 di Stadion Patriot Chandrabhaga. Ilustrasi pasien isolasi COVID-19 (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Ada beberapa faktor yang mempercepat masa pemulihan saat terpapar COVID-19. Tentunya, selain obat-obatan dan vitamin yang tercukupi, pola makan juga perlu diatur.

Saat terinfeksi, pasien Corona sebaiknya disarankan memilih mana makanan yang bisa membantu mempercepat pemulihan. Catat lima makanan yang sebaiknya dihindari dulu saat terpapar COVID-19, dikutip dari Eat This.

1. Daging merah

Daging merah memang memiliki sumber protein berkualitas tinggi, tapi sebaiknya dibatasi dulu saat terinfeksi COVID-19. Pasalnya, mengonsumsi terlalu banyak daging merah malah bisa memperlambat masa pemulihan.

Hal ini dikarenakan kandungan lemak jenuh pada daging merah cukup tinggi dan bisa membuat seseorang lebih mungkin mengalami peradangan. Alih-alih mengonsumsi terlalu banyak daging merah, ahli menyarankan untuk mendapat asupan lemak nabati.

Bisa dari kacang-kacangan hingga alpukat, atau minyak zaitun.

2. Makanan pedas

Bagi pecinta makanan pedas, mungkin tak enak dan terasa hambar jika melewati rasa pedas setiap makan. Namun, jika ingin cepat pulih dari Corona, lebih baik menghentikan dulu kebiasaan makan pedas.

Makanan pedas bisa memperparah gejala COVID-19, misalnya seperti membuat tenggorokan iritasi saat kamu juga mengeluhkan gejala COVID-19 batuk.

3. Makanan yang digoreng

Menurut ahli diet Ashley Kitchens, makanan yang digoreng bisa memicu risiko penyakit jantung, diabetes, hingga obesitas. Kondisi-kondisi tersebut memicu keparahan saat terpapar COVID-19.

Selain itu, makanan yang digoreng mengandung lemak tinggi yang bisa menyebabkan sistem kekebalan tubuh terganggu saat dikonsumsi berlebihan.

"Saat digoreng, makanan menjadi lebih padat secara kalori, karena bagian luar makanan kehilangan air dan menyerap lemak (atau) minyak," jelas ahli diet Ashley Kitchens.

4. Minuman dan makanan tinggi gula

Sebuah studi menunjukkan setidaknya dua hingga enam makanan manis yang biasa dikonsumsi dalam seminggu bisa meningkatkan risiko kematian hingga 6 persen. Mengonsumsi gula berlebih bisa menekan sistem imun karena muncul peradangan.

5. Makanan kemasan

Siapa yang terbiasa mengonsumsi makanan kemasan? Makanan dalam kemasan memiliki natrium dan zat aditif tinggi lho.

Seperti misalnya keripik kentang, dan makanan kemasan lainnya. Makanan kemasan ini bisa memicu seseorang mengalami peradangan, peradangan membuat sistem kekebalan tubuh menurun.

Padahal, saat terinfeksi COVID-19, pasien diharuskan makan makanan bergizi untuk mempercepat masa pulih dari Corona.



Simak Video "Pfizer Uji Klinis Vaksin COVID-19 untuk Anak Usia 5-11 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)