Sabtu, 20 Mar 2021 05:56 WIB

Versus

Simpang Siur Efek Minum Air Hangat vs Air Dingin, Mana yang Bikin Cepat Kurus?

Vidya Pinandhita - detikHealth
Tired female athlete drinking fresh water while resting from exercising class in a health club. Minum air hangat atau air dingin? (Foto: iStock)
Topik Hangat Minum Hangat Vs Dingin
Jakarta -

Sebuah video lucu anak TikTok viral di media sosial. Alih-alih menunjukkan beda reaksi minyak saat bertemu air hangat dan air dingin di gelas berbeda, minyak di kedua gelas malah mengambang.

Fefe, gadis di balik video absurd tersebut rupanya memang sukses menurunkan berat badannya hingga 23 kg dalam 4 bulan terakhir.

"Aku merasa air hangat membantu banget. Nggak tau karena airnya, atau sebenarnya makanannya (teratur) doang," ujar Fefe pada detikcom, Kamis (18/3/2021).

Efek air hangat versus air dingin memang bukan isu baru. Air hangat disebut mempan memecah lemak di pencernaan.

"Bayangin makanan dingin mungkin jadi beku, lebih lama proses untuk digestion, proses pencernaannya mungkin lebih sulit. Metabolisme jadi lebih lama. Kalau air hangat, bisa boost meningkatkan metabolisme," ujar dokter spesialis gizi klinik dr Titi Sekarindah, SpGK pada detikcom, Kamis (18/3/2021).

Menurutnya, kebanyakan pasien pengidap obesitas memiliki kebiasaan minum air dingin. Meski begitu, ia menekankan bahwa metabolisme di dalam tubuh manusia tidak sesimpel itu, sehingga tidak bisa disimpulkan bahwa air hangat lebih membantu menurunkan berat badan.

@ferishaaghniya

Sumpah dokter nutrisiku pernah suruh aku tes pake air hangat bisa ke mix.. 😭😭😭😭 bye ##fyp ##GiniGayaGue ##fypシ゚viral ##fail

♬ Spongebob - Dante9k

Dokter ahli spesialis gizi klinik dr Nurul Ratna Mutu Manikam, M.Gizi, SpGK juga meragukan klaim suhu air mempengaruhi metabolisme di dalam tubuh.

"Air hangat dan air dingin itu kalau sudah masuk lambung akan diubah sesuai dengan suhu tubuh. Hanya air dingin lebih cepat mengosongkan lambung daripada air hangat. Jadi mau air dingin atau hangat efeknya sama saja untuk tubuh," terangnya.

Dokter spesialis gizi klinik lainnya dr Diana F. Suganda, M.Kes, SpGK menambahkan, air hangat dan dingin sama-sama aman dikonsumsi, oleh orang yang sedang diet sekali pun.

Yang penting, asupan air mencukupi kebutuhan tubuh 2 liter atau 8 gelas setiap hari. Tentunya, tanpa tambahan pemanis.

"Kalau info apakah benar (air hangat) mampu membantu tubuh mencerna lemak, nggak ya, itu hoaks," jelasnya.

Jadi, sebenarnya mana yang lebih baik sih? Benarkah minum air hangat cocok untuk menurunkan berat badan, atau air es justru bikin rajin minum air putih? Tulis pendapatmu di komentar.



Simak Video "Puasa Bikin Gemuk Atau Kurus?"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)
Topik Hangat Minum Hangat Vs Dingin