Rabu, 06 Apr 2022 10:03 WIB

Diet Keto Bisa Turunkan Berat Badan dengan Cepat, tapi...

Dea Duta Aulia - detikHealth
Ilustrasi Diet dan Menurunkan Berat Badan Foto: Shutterstock/
Jakarta -

Memiliki badan ideal hampir menjadi impian semua orang. Sebab badan ideal bisa membuat tubuh menjadi lebih sehat dan mampu meningkatkan kepercayaan diri seseorang.

Untuk mendapatkan badan ideal berbagai cara pun dilakukan, salah satunya dengan menerapkan diet keto. Diet ketogenik, khususnya untuk menurunkan berat badan secara cepat, menjadi salah satu faktor penyebab diet ini menjadi populer dan banyak diikuti.

Diet ketogenik merupakan diet rendah karbohidrat dan tinggi lemak yang kini populer sebagai salah satu program diet untuk membantu menurunkan berat badan. Namun awalnya, diet ketogenik sebenarnya digunakan sebagai bagian dari program terapi medis untuk membantu penderita epilepsi, khususnya pasien anak-anak.

Meskipun metode ini menghadirkan beberapa pilihan jenis. Namun pada umumnya, metode yang digunakan yakni ketogenik standar, dimana konsumsi karbohidrat dibuat sangat rendah, protein sedang, dan lemak tinggi sehingga asupan makanan kurang lebih terdiri dari 75% lemak, 20% protein, dan 5% karbohidrat.

Selama mengikuti diet ini, asupan karbohidrat harian dibatasi hingga kurang dari 50 gram per hari. Rendahnya asupan karbohidrat selama mengikuti diet ketogenik akan membuat tubuh kekurangan glukosa sebagai sumber energi utama. Hal ini kemudian mendorong terjadinya proses ketosis, dimana terjadi pemecahan lemak sebagai sumber energi alternatif yang menghasilkan senyawa keton.

Kenali Manfaat dan Risiko dari Diet Ketogenik

Setelah puas membahas mengenai konsep diet ketogenik, kamu yang ingin menurunkan berat badan demi mendapatkan bentuk badan ideal perlu mengetahui manfaat dan risiko dari metode tersebut.

Dari sisi penelitian, diet dengan metode ini terbukti mampu menurunkan berat badan dalam jangka yang pendek. Jika dilihat dari jangka panjangan, penurunan berat badan dengan metode ini tidak lebih baik dibandingkan dengan program diet lainnya.

Diet keto bisa menghadirkan sejumlah efek samping, seperti gangguan pencernaan, sakit kepala, rasa lemas, tidur, dan konstipasi. Untuk jangka panjangnya para ahli pun masih belum bisa mengetahui efek samping dari diet ini.

Latas apakah diet keto aman dijalankan?

Meskipun menghadirkan efek negatif, pada dasarnya metode ini masih bisa dijalankan jika dengan aturan yang ketat. Jika tidak maka berat badan akan kembali seperti semua.

Jika kesulitan menjalankan diet dengan metode ini, kamu bisa jalankan dengan cara lain mengurangi asupan karbohidrat sederhana seperti asupan gula. Kamu juga bisa mengganti gula dengan Tropicana Slim Sweetener Stevia. Tropicana Slim Stevia terbuat dari daun stevia, bebas gula dan nol kalori sehingga cocok untuk diabetes dan diet.

(ncm/ega)