ADVERTISEMENT

Jumat, 02 Sep 2022 12:02 WIB

Apa Itu Diet Puasa? Dijalani Elon Musk Sampai Turun 9 Kg

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
NEW YORK, NEW YORK - MAY 02: 
  Elon Musk attends The 2022 Met Gala Celebrating Apa itu diet puasa yang dijalani oleh Elon Musk (Foto: Getty Images for The Met Museum//Dimitrios Kambouris)
Jakarta -

CEO Tesla Elon Musk baru-baru ini mengungkapkan bahwa dirinya tengah menjalani diet puasa. Bukan tanpa alasan, Insinyur asal Afrika ini ternyata insecure usai disebut punya kelebihan berat badan oleh ayahnya sendiri. Meski Elon sangat kekar dan kuat, ayahnya, Errol Musk, mengatakan CEO Tesla itu punya pola makan yang buruk.

"Saran dari seorang teman baik, aku sudah berpuasa secara berkala dan merasa lebih sehat," cuit Elon Musk, dikutip Jumat (1/9/2022).

Elon Musk juga menyebut diet puasa ini membuatnya turun berat badan lebih dari 9 kg. CEO Tesla ini memakai aplikasi puasa untuk membantunya dan melakukan sedikit olahraga angkat beban.

Apa Itu Diet Puasa?

Dikutip dari Hopkins Medicine, orang yang menjalani diet puasa atau sering disebut intermittent fasting umumnya hanya makan pada waktu tertentu. Beberapa bukti ilmiah mengungkapkan bahwa cara ini memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan.

Ahli saraf Johns Hopkins Mark Mattson, telah mempelajari puasa intermiten selama 25 tahun. Dia mengatakan bahwa tubuh kita telah berevolusi untuk dapat hidup tanpa makanan selama berjam-jam, atau bahkan beberapa hari atau lebih lama.

Cara Kerja Diet Puasa

Ada beberapa cara berbeda untuk melakukan puasa intermiten, tetapi semuanya didasarkan pada pemilihan waktu makan yang teratur dan puasa. Seperti misalnya, seseorang mungkin mencoba makan hanya selama periode delapan jam setiap hari dan sisanya berpuasa.

Bisa juga seseorang memilih untuk makan hanya satu kali sehari atau dua kali dalam seminggu.

Mattson mengatakan bahwa setelah berjam-jam tanpa makanan, tubuh akan menghabiskan simpanan gulanya dan mulai membakar lemak. Ia menyebut ini sebagai peralihan metabolisme.

"Puasa intermiten kontras dengan pola makan normal bagi kebanyakan orang Amerika, yang makan sepanjang jam bangun mereka," kata Mattson.

"Jika seseorang makan tiga kali sehari, ditambah camilan, dan mereka tidak berolahraga, maka setiap kali mereka makan, mereka menggunakan kalori itu dan tidak membakar simpanan lemak mereka," lanjutnya lagi.

Makanan yang Dihindari saat Diet Puasa

Selama menjalani diet, air tanpa kalori seperti kopi hitam dan teh diperbolehkan. Penting juga diingat bahwa seseorang tidak akan kehilangan berat badan atau menjadi lebih sehat apabila mengonsumsi makanan seperti:

  • Junk food
  • Makanan berkalori tinggi
  • Gorengan
  • Camilan


Simak Video "Elon Musk: Aku Puasa Secara Berkala dan Merasa Lebih Sehat"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT