Kolom Gizi

Kenapa Bakso Terasa Makin Enak di Musim Hujan?

Mhd. Aldrian, S.Gz - detikHealth
Jumat, 05 Des 2025 06:38 WIB
Kenapa bakso terasa enak sekali saat hujan? Foto: Getty Images/MielPhotos2008
Jakarta -

Beberapa hari belakangan, cuaca di Jakarta dan sekitarnya sering berubah dari terik jadi mendung dan hujan. Menurut prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), ada potensi hujan dalam sepekan ke depan. Saat cuaca seperti ini berlangsung, selera makan pun biasanya ikut berubah. Ketika udara dingin atau lembap seperti itu, banyak dari kita jadi craving makanan hangat, berkuah, dan menggugah selera.

Salah satunya adalah bakso, sajian daging cincang yang diolah dengan tepung dan dibentuk sebagai bulatan-bulatan, lalu disajikan dengan kuah kaldu panas. Bisa dibilang, makanan yang satu ini telah menjadi 'top of mind' saat bicara makanan favorit di musim hujan.

Tapi sebenarnya, apa sih yang membuat semangkuk bakso terasa makin nikmat saat cuaca sedang hujan?

Bakso sebagai Comfort Food

Istilah comfort food merujuk pada makanan yang memberi rasa nyaman, menenangkan, dan serasa membawa kembali suasana akrab dari memori masa lalu. Dalam kultur Indonesia, makanan berkuah hangat seperti bakso, soto, atau sup sering menjadi pilihan ketika cuaca muram. Hujan dan suhu dingin menciptakan kondisi yang membuat tubuh mencari sesuatu yang hangat saat dikonsumsi.

Bagian menarik dari comfort food adalah hubungan eratnya dengan emosi. Banyak orang tumbuh dan terbiasa dengan pengalaman makan bakso di waktu kecil. Ada kesan rumah, kebersamaan, atau rasa aman ketika uap dari kuah panas mulai naik. Memori itu membuat bakso terasa lebih daripada sekadar makanan. Ketika hujan turun, tubuh cenderung merespons dengan mencari rasa nyaman yang sama.

Kenapa Bakso Terasa Enak?

Jawaban atas pertanyaan ini bisa ditemukan dari sudut pandang fisiologis. Semangkuk bakso panas bekerja pada banyak indra sekaligus. Begitu uapnya naik, aroma kaldu yang kaya umami langsung memicu indra penciuman dan indra perasa. Hal ini meningkatkan ekspektasi rasa dan membuat sesuap bakso pertama terasa lebih nikmat daripada biasanya. Umami adalah rasa dasar kelima yang menggambarkan sensasi lezat dan gurih, berdampingan dengan empat rasa dasar lainnya yaitu asin, manis, asam, dan pahit.

Saat kuah panas menyentuh mulut, reseptor suhu mengirim sinyal bahwa tubuh sedang menerima rasa hangat. Ini memicu aktivasi sistem saraf parasimpatis yang membuat tubuh terasa lebih rileks. Bahkan tekstur baksonya yang kenyal dan lembut ikut berperan. Tekstur semacam itu memberi sensasi memuaskan dan membuat otak melepaskan sinyal kenikmatan yang memperkuat rasa nyaman.

Karena proses sensorik ini terjadi bersamaan dengan suasana hujan yang sudah dingin dan lembap, pengalaman makan bakso terasa lebih intens. Secara biologis, tubuh seperti berkata bahwa makanan ini membantu mengembalikan kenyamanan saat suhu turun. Itulah sebabnya bakso bisa terasa jauh lebih lezat saat hujan dibanding ketika cuaca cerah.



Simak Video "Video: Anak Mudah Tantrum saat Gerah? Simak Penjelasan Psikolog"


(mal/up)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork