Konsultan gastrointestinal Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH menjelaskan kapasitas lambung normalnya berkisar antara 600-800 cc. Memaksakan lambung untuk menampung banyak makanan dalam waktu singkat punya risiko serius.
"Akan terjadi dilatasi lambung tiba-tiba," kata Prof Ari, ditemui di Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2026).
Ketika lambung mengalami dilatasi, maka ada kemungkinan makanan akan naik atau berbalik lagi ke kerongkongan. Artinya, isi lambung akan dimuntahkan.
"Yang jadi masalah adalah apabila tidak bisa muntah. Akhirnya di situ, dia akan sesak napas, jantung berdebar-debar," jelas Prof Ari.
Kondisi ini tidak bisa dianggap remeh. Prof Ari mengaku pernah menemukan pasien masuk IGD (Instalasi Gawat Darurat) sehabis makan-makan di resto All You Can Eat.
"Akhirnya kita pasang selang, buangin makanan yang ada di lambung," tuturnya.
Simak Video "Video: Bukber AYCE Mau Balas Dendam? Dokter Ingatkan Bahaya Lambung 'Overload'"
(up/up)