Kolom Gizi

Penting! Tips Menyimpan Telur Rebus di Kulkas Agar Lebih Tahan Lama

Fitri Isnia Nuryani, S.Pt - detikHealth
Sabtu, 04 Apr 2026 07:03 WIB
Tips menyimpan telur matang agar lebih tahan lama. Foto: iStock
Jakarta -

Di tengah rutinitas yang padat, banyak orang mengandalkan lauk praktis yang bisa disimpan untuk beberapa hari, salah satunya telur. Entah itu telur rebus yang simpel atau telur asin dengan rasa gurih khas, keduanya sering jadi "penyelamat" saat tak sempat memasak.

Tapi, saat dijadikan stok di rumah, muncul pertanyaan penting: mana yang sebenarnya lebih awet? Apakah telur rebus yang dimasak sendiri lebih tahan lama, atau justru telur asin yang sudah melalui proses pengawetan?

Menariknya, meski sama-sama berbahan dasar telur, cara pengolahan keduanya membuat daya simpannya bisa berbeda jauh. Perbedaan ini bukan cuma soal rasa, tapi juga berkaitan dengan keamanan pangan dan cara penyimpanan yang tepat.

Cara Menyimpan Telur Rebus agar Lebih Awet dan Tetap Aman Dikonsumsi

Telur rebus sering jadi andalan sebagai stok lauk praktis. Namun, dibandingkan telur mentah, daya tahannya justru lebih singkat. Proses perebusan dapat menghilangkan lapisan pelindung alami pada cangkang yakni kutikula (cuticle), sehingga telur lebih rentan terpapar bakteri dari lingkungan.

Menurut United States Department of Agriculture, telur yang sudah dimasak tidak boleh dibiarkan terlalu lama di suhu ruang. Batas amannya adalah maksimal 2 jam, karena pada suhu antara 5-60°C (sering disebut danger zone), bakteri seperti Salmonella bisa berkembang dengan cepat. Bahkan, jika suhu lingkungan cukup panas sekitar di atas 32°C, batas waktu ini bisa menyusut menjadi sekitar 1 jam, karena pertumbuhan bakteri berlangsung lebih cepat pada suhu tinggi.

Karena itu, setelah telur matang dan suhunya mulai turun, sebaiknya segera disimpan di dalam kulkas dengan suhu ≤4°C. Pendinginan ini penting untuk memperlambat pertumbuhan mikroorganisme dan menjaga keamanan pangan.

Agar daya simpannya optimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Simpan dalam kondisi masih bercangkang, karena cangkang membantu melindungi dari kontaminasi
  • Gunakan wadah tertutup untuk mencegah paparan bakteri dan bau dari makanan lain
  • Letakkan di bagian dalam kulkas, bukan di pintu, agar suhu lebih stabil



Simak Video "Video: Takjil Kurma Ditambah Butter, Berapa Kalorinya?"


(fti/up)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork