Kenapa Ubi Ungu Paling Dianjurkan? Dokter Gizi Ungkap Alasannya

Kolom Gizi

Kenapa Ubi Ungu Paling Dianjurkan? Dokter Gizi Ungkap Alasannya

detikHealth
Sabtu, 16 Mei 2026 14:02 WIB
Fitri Isnia Nuryani, S.Pt
Ditulis oleh:
Fitri Isnia Nuryani, S.Pt
Sarjana peternakan dari IPB University dengan peminatan pada nutrition and feed technology. Saat ini merupakan peserta program Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan, sebagai penulis artikel gaya hidup
Manfaat ubi ungu kembali dibahas di tengah tren viral ubi cream cheese.
Ubi ungu. Foto: iStock
Jakarta -

Olahan ubi belakangan kembali populer di media sosial, mulai dari ubi panggang hingga ubi cream cheese dengan berbagai topping kekinian. Di antara banyak jenis ubi yang dijual, dokter gizi menyarankan masyarakat dapat memilih ubi ungu sebagai salah satu opsi.

Dokter spesialis gizi klinik dr Tjandraningrum, SpGK mengatakan ubi ungu mengandung antosianin yang cukup tinggi. Warna ungu pada ubi sendiri berasal dari kandungan antosianin, yakni pigmen alami yang juga banyak ditemukan pada blueberry dan anggur ungu.

"Jenis ubi sih yang direkomendasikan sebenarnya ubi ungu. Karena dia mengandung antosianin cukup tinggi. Antosianin itu merupakan zat warna alami yang mengandung banyak flavonoid dan polifenol yang bersifat sebagai anti-peradangan," ujarnya saat dihubungi detikcom, Kamis (14/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut review yang dipublikasikan dalam jurnal Molecules tahun 2019, kandungan antosianin pada ubi ungu dilaporkan dapat mencapai sekitar 218-244 mg per 100 gram tergantung varietas dan metode pengolahannya. Antosianin juga dikaitkan dengan aktivitas antioksidan dan anti-peradangan serta potensi manfaat terhadap kesehatan metabolik.

ADVERTISEMENT

Menurut dr Tjandra, kandungan tersebut dapat bermanfaat bagi orang yang berisiko mengalami penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi.

"Jadi ini sangat bagus untuk orang-orang yang berisiko menderita penyakit tidak menular seperti diabetes, kemudian hipertensi, dan sebagainya," lanjutnya.

Meski begitu, dr Tjandra mengingatkan manfaat ubi tetap bisa berkurang jika ditambahkan topping tinggi gula dan lemak jenuh secara berlebihan. Karena itu, ia menyarankan masyarakat tetap bijak dalam memilih tambahan topping maupun porsi saat mengonsumsi olahan ubi yang sedang viral.




(fti/up)
Dessert Viral Ubi Cream Cheese
12 Konten
Desset kekinian ubi cream cheese lagi viral banget, banyak yang rela antre lama untuk mendapatkannya di supermarket. Dianggap lebih sehat dibanding dessert berbahan tepung, tapi apakah benar-benar aman untuk diet?
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads