Apel Vs Pisang Buat Turunkan Berat Badan, Mana yang Lebih Ampuh?

Apel Vs Pisang Buat Turunkan Berat Badan, Mana yang Lebih Ampuh?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Sabtu, 10 Okt 2026 06:05 WIB
Apel Vs Pisang Buat Turunkan Berat Badan, Mana yang Lebih Ampuh?
Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/fotostorm
Jakarta -

Buah-buahan sering kali menjadi andalan bagi yang sedang menjalani program penurunan berat badan. Tetapi, tidak sedikit orang yang ragu mengonsumsi buah tertentu karena khawatir akan kandungan gula alaminya.

Ada dua buah yang paling sering diperdebatkan efektivitasnya untuk diet, yakni apel dan pisang. Lantas, mana sebenarnya yang lebih ampuh untuk membantu memangkas berat badan?

Keunggulan Pisang, Sumber Energi, dan Metabolisme

Pakar nutrisi Tina Sergi, RD, menjelaskan bahwa satu buah pisang berukuran sedang mengandung sekitar 105 kalori dan 3 gram serat. Asupan serat ini berperan penting dalam melancarkan pencernaan sekaligus memberikan efek kenyang lebih lama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya serat, pisang kaya akan kalium (422 mg) dan magnesium (32 mg). Penelitian menunjukkan bahwa asupan kalium dan magnesium yang cukup dapat membantu menurunkan kadar lemak tubuh.

Kualitas tidur juga dapat membaik berkat magnesium, yang secara tidak langsung membantu seseorang membuat pilihan makanan lebih sehat di siang hari.

ADVERTISEMENT

Terkait kekhawatiran kandungan gula alami (sekitar 14 gram), Sergi menegaskan bahwa gula dalam pisang berbeda dengan gula tambahan pada makanan proses.

"Gula alami dalam pisang tidak sama dengan gula tambahan pada permen atau minuman bersoda. Pisang juga mengandung serat, air, dan pati resisten yang memperlambat penyerapan karbohidrat," paparnya, dikutip dari Eating Well.

Keunggulan Apel, Tinggi Air dan Bikin Kenyang Lebih Lama

Di sisi lain, satu buah apel sedang mengandung sekitar 95 kalori, 4 gram serat, dan 86 persen kandungan air. Kombinasi ini menjadikan apel sebagai camilan rendah kalori yang sangat mengenyangkan.

Apel kaya akan pektin, sejenis serat larut, serta senyawa antiinflamasi kuersetin (quercetin) yang mendukung kesehatan lapisan usus. Ahli gizi Lavanya Kethamukkala, RDN, menyarankan untuk mengonsumsi apel beserta kulitnya untuk mendapatkan manfaat serat dan antioksidan yang maksimal.

Mengonsumsi apel secara utuh jauh lebih disarankan dibandingkan dalam bentuk jus. Proses mengunyah buah utuh serta kandungan seratnya yang utuh memberikan rasa kenyang yang jauh lebih bertahan lama.

Mana yang Lebih Ampuh untuk Diet?

Para ahli sepakat bahwa tidak ada satu buah yang mutlak 'lebih ampuh' dari yang lain. Keduanya memiliki keunggulan masing-masing bergantung pada kebutuhan tubuh.

"Tidak ada buah yang lebih unggul secara mandiri. Apel memberikan volume dan serat lebih tinggi, sementara pisang menyediakan karbohidrat yang mudah dicerna dan kalium," ungkap Kethamukkala.

Jika membutuhkan energi cepat sebelum berolahraga (pre-workout snack), pisang adalah pilihan yang tepat karena karbohidratnya cepat diserap tubuh. Tetapi, jika mencari camilan yang memicu rasa kenyang lebih lama di sela jam makan, apel utuh dengan kulitnya menjadi opsi yang lebih ideal.

Halaman 2 dari 2
(sao/dpy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads