Habis Makan Masih Pengen Ngunyah, Ternyata Ada Sinyal 'Lapar Palsu'

Habis Makan Masih Pengen Ngunyah, Ternyata Ada Sinyal 'Lapar Palsu'

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Jumat, 23 Okt 2026 05:05 WIB
Ilustrasi perempuan lapar
Habis Makan Masih Pengen Ngunyah, Ternyata Ada Sinyal 'Lapar Palsu'. (Foto ilustrasi: Thinkstock)
Jakarta -

Pernah nggak merasa perut masih lapar dan mencari camilan, padahal baru saja selesai makan besar? Hati-hati, kebiasaan itu ternyata menjadi sinyal ada yang keliru dengan apa yang dikonsumsi.

Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menegaskan kondisi tersebut tidak aman dan menandakan adanya ketidakseimbangan gizi.

"Nggak aman kalau yang itu, sudah pasti. Kalau habis makan terus lapar lagi, berarti ada yang salah dari makanan kamu," ungkap dr Yaze dalam siaran langsung TikTok detikHealth, Kamis (15/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Biasanya porsi karbohidratnya kebesaran, entah itu dari nasinya, atau gorengannya, atau misalnya lauk kamu terlalu banyak minyaknya, bisa juga terlalu tinggi lemaknya," lanjutnya.

dr Yaze menjelaskan porsi karbohidrat dan lemak yang berlebihan membuat proses pencernaan bekerja ekstra berat. Aliran darah dan oksigen pun terfokus ke saluran cerna, sehingga memicu rasa lemas, mengantuk, hingga munculnya rasa lapar kembali.

ADVERTISEMENT

Selain itu, kebiasaan langsung mengonsumsi minuman manis usai makan turut memperburuk kondisi ini karena memicu lonjakan gula darah mendadak atau spike insulin.

"Habis makan langsung minum minuman manis, seperti es teh atau langsung minum boba. Setelah itu kan pasti akan terjadi spike insulinnya, naik cepat banget saking terlalu banyak gula yang masuk itu nggak harus dari minuman manis, cake, atau permen," kata dr Yaze.

"Bahkan karbohidrat pun itu sebenarnya glukosa juga. Jadi spike tuh insulinnya, dan bisa tiba-tiba langsung drop. Habis itu pasti langsung ngerasa lapar lagi. Biasanya saya bilang itu adalah lapar palsu," paparnya.

Trik Mengatasi Lapar Palsu

Untuk mengatasi dan mencegah fenomena lapar palsu yang rawan memicu kenaikan berat badan, dr Yaze memberikan trik sederhana. Langkah awal yang bisa dilakukan adalah meminum air putih dan memberi jeda waktu pada tubuh.

"Saya suruh biasanya minum air putih, tunggu dulu sampai 10 menit. Baru habis itu ditunggu apakah masih lapar atau nggak, atau sudah ngerasa puas tadi. Ternyata tubuhnya cuma ngirim sinyal dehidrasi ringan misalnya," terangnya.

Jika setelah itu keinginan untuk mengunyah masih muncul, dr Yaze menyarankan untuk menyiasatinya dengan asupan serat tinggi dari sayur dan buah. Bukan menambah porsi makan berkalori tinggi.

"Tapi kalau misalnya masih ngerasa lapar, biasanya saya suruh akalin dengan serat dari buah atau sayuran. Jangan diikutin bukan buat nambah porsi lagi atau buat pesan cake, gorengan, atau malah jadi makan bakso, mie ayam. Itu malah tambah besar kan kalorinya, nanti berat badannya malah nggak turun-turun," tuturnya.

Halaman 2 dari 2
(sao/naf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads