ADVERTISEMENT

Jumat, 23 Mar 2018 06:33 WIB

Punguti Sampah, Bonusnya Gerakan Mengencangkan Bokong

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Kegiatan plogging populer juga di Indonesia (Foto: Instagram)
Jakarta - Viralnya tren plogging dari Swedia menginspirasi komunitas lari Maros Runner untuk melakukan hal serupa di kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Plogging adalah aktivitas kebugaran di mana orang melakukan jogging sambil memungut sampah.

Namun, menurut Alfi Syahria, ketua dari Maros Runners, tak hanya olahraga lari yang ada dalam aktivitas tersebut. Ia menyebutkan adanya kombinasi squat, gerakan yang dikenal efektif mengencangkan otot-otot paha hingga bokong.

"Untuk diri sendiri setidaknya plogging run ada dua kombinasi olahraga, yakni berlari dan squat karena jongkok memungut sampah. Ini akan melatih otot paha lebih kuat," terang Alfi saat dihubungi oleh detikHealth melalui pesan singkat, Rabu (21/3/2018).



Maros Runners sebagai komunitas lari tidak hanya berisi program untuk lari saja, tetapi mereka juga mempunyai program workout dengan beberapa gerakan termasuk squat yang akhirnya mereka kombinasikan di dalam kegiatan tersebut.

[Gambas:Instagram]



Plogging run, demikian mereka menyebutnya, dilakukan dalam rangka berkontribusi dalam Hari Pungut Sampah (HPS) yang diperingati bulan lalu dan untuk mendukung Kabupaten Maros kembali meraih piala Adipura yang ke-6 kalinya.

"Ahad kemarin kami dari Maros Runners bersama beberapa komunitas di Maros Sulsel melakukan plogging run dengan rute 5 kilometer," kata Alfi.

Diungkapkan olehnya juga, kegiatan ini baru pertama kali dilakukan di Kabupaten Maros dan tak hanya komunitas lari saja yang terlibat, namun ada juga komunitas dari Muaythai.

(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT