Minggu, 29 Apr 2018 19:37 WIB

Lelah Bekerja, Alasan Utama Para Karyawan Ini Jadi Weekend Warrior

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Kelelahan bekerja di hari biasa jadi alasan utama para karyawan menjadi weekend warrior. Foto: Thinkstock
Jakarta - Dengan kesibukan bekerja yang melelahkan di hari biasa, tentunya akhir pekan akan menjadi pilihan para karyawan untuk menyempatkan waktu berolahraga, mereka disebut sebagai weekend warrior.

Apalagi jika kamu bekerja di daerah ibukota dan memiliki tempat tinggal yang jauh. Hal inilah yang dirasakan oleh Hari (30), karyawan swasta di Jakarta, yang bertempat tinggal di Tangerang.

Hari mesti melaju bolak-balik Tangerang-Jakarta untuk bekerja, dan ini sudah membuatnya sangat lelah. Belum lagi suasana stasiun Tanah Abang yang menjadi tujuannya selalu penuh sesak saat rush hour.

"Kalo aku sih karena sempetnya aja weekend kalo weekdays udah terlalu capek buat ngegym soalnya dijalan trafficnya sangat ga memungkinkan ekstra tenaga buat olahraga, pagi udah diburu buat berangkat lagi," katanya kepada detikHealth baru-baru ini.


Meski ia menyebutkan banyak rekan kerjanya yang masih banyak yang menyempatkan waktu untuk berolahraga setelah kerja, namun Hari lebih memilih akhir pekan yang luang. Yoga di gym menjadi olahraga favorit Hari yang juga sebagai pelepas penat.

Hal yang senada juga diungkapkan oleh sahabatnya, Dara (30), yang juga bekerja di salah satu perusahaan IT di Jakarta. Waktu pulang kerja yang malam menurutnya tak memungkinkan untuk berolahraga setelahnya.

"Pernah sih dulu ikut kelas senam gitu after office, terus tempat senamnya tutup. Tak ada lagi motivasi buat olahraga sepulang kerja, dulu motivasinya karena 'ah sayang udah bayar', jadi sekarang olahraganya pas weekend aja," katanya.


Jogging di sekitar kos menjadi pilihan wanita asal Bandung ini untuk dilakukan pada akhir pekan. Kadang ia juga menyempatkan bersepeda atau lari di treadmill.

"Akhir-akhir ini lumayan rutin sih, minimal seminggu sekali. Pas Sabtu atau Minggu, kalo lagi rajin ya Sabtu dan Minggu," ujar Dara.

Dara menyebut idealnya para karyawan sebisa mungkin memang tetap menyempatkan waktu untuk berolahraga. Dan akhir pekan memang waktu yang tepat karena lebih banyak waktu luang, menurutnya.

"Tapi tuntutan hidup, di Jakarta terutama, bikin orang 'nggak punya' waktu untuk olahraga di weekdays. Misalnya karena jalanan macet, jadi udah capek duluan. Bahkan memikirkan macet aja udah ngabisin tenaga kan? Padahal belum olahraga," imbuh dia.

Walaupun gratis dan kerap menjadi sasaran para weekend warrior, Hari dan Dara mengaku tak berminat berolahraga di Car Free Day (CFD). Bagi mereka CFD tak memberikan esensi olahraga dan malah bisa mendistraksi mereka untuk lebih ingin membeli jajanan.

"Rame banget jadi males. Yang CFD-an kebanyakan malah nongkrong, jajan, nyari sarapan atau nyari jodoh, hahahaha," kelakar Hari.

(Frieda Isyana Putri/ask)