Sabtu, 01 Sep 2018 08:20 WIB

Mengenal Cedera ACL yang Mengancam Karier Pejalan Cepat Hendro Yap

Rosmha Widiyani - detikHealth
Hendro Yap mengalami cedera ACL. Foto: Dwi Oblo/ANTARA FOTO/INASGOC
Jakarta - Atlet jalan cepat Indonesia Hendro Yap terancam lumpuh akibat cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL). Hendro yang mengalami cedera sejak 2012 diharapkan segera pensiun demi kesehatannya. Namun Hendro memilih tetap berlaga meski dengan lutut yang masih cedera.

Dikutip dari Mayo Clinic, ACL sebetulnya merupakan cedera yang kerap terjadi di kalangan olahragawan. Mereka umumnya menekuni olahraga yang perlu terus bergerak misal basket, sepak bola, tenis, ski, voli, dan senam. ACL adalah satu dari empat otot utama di lutut, yang menghubungkan tulang paha dan shin bone dengan posisi menyilang di depan.

ACL mengikat shin bone tetap di posisinya, bukan bergerak hingga ke depan tulang paha. Cedera ACL umumnya terjadi saat atlet memberi beban terlalu berat pada lutut, misal berputar dengan menjejak kaki. Cedera juga bisa terjadi saat tiba-tiba mengubah arah, salah sikap saat mendarat, berhenti seketika, atau tabrakan antar atlet yang mengenai lutut.



Cedera ditandai dengan bunyi pop dan rasa sakit di daerah lutut. Sensasi berlanjut dengan bengkak dalam beberapa jam serta ketidakmampuan bergerak. Pasien ingin menyerah karena merasa tak mampu lagi menanggung berat badannya. Tingkat keparahan luka ACL bergantung dari seberapa besar otot tersebut robek. Cedera yang ringan biasanya tidak terlalu mengganggu kinerja otot hingga akhirnya sembuh.

Cedera ACL bisa diatasi dengan operasi untuk mengganti otot yang sobek, dengan tendon di lutut atau dari donor. Pengobatan dilanjutkan dengan fisioterapi untuk mengembalikan fungsi lutut. Cedera tak bisa dihindari hanya dengan menggunakan pelindung lutut. Atlet harus melakukan pemanasan sebelum berlaga, latihan teratur, dan menggunakan peralatan olahraga sesuai kebutuhan.




Cek video Meski Cedera Hendro Terus Berjuang Hingga Akhir

[Gambas:Video 20detik]

(frp/up)