Minggu, 03 Nov 2019 22:03 WIB

Suarez Cedera Betis Saat Barca Kalah, Apa Saja Faktor Risikonya?

Rosmha Widiyani - detikHealth
Luis Suarez (Foto: REUTERS/Javier Barbancho) Luis Suarez (Foto: REUTERS/Javier Barbancho)
Jakarta - Salah satu punggawa Barcelona, Luis Suarez, cedera saat timnya kalah dari Levante 3-1. Seperti diberitakan detikcom, striker asal Uruguay itu ditarik keluar di menit ke-41 dalam laga di Stadion Ciutat de Valencia pada Sabtu (2/11/2019).

"Sejatinya, kami lebih menginginkan Luis untuk tetap berada di lapangan, tapi ini bukanlah waktu yang tepat untuk memikirkan hal tersebut. Kami berharap cederanya tidak parah, namun ini cedera kambuhan," kata Pelatih Barcelona Ernesto Valverde.



Dikutip dari Washington Post, Suarez mengalami cedera otot pada betis sebelah kanan. Dalam pengumuman yang dibuat FC Barcelona, Suarez mungkin tidak bisa membela timnya dalam beberapa laga selama penyembuhan.

Kondisi seperti suarez ternyata cedera yang biasa terjadi pada atlet dan pelari. Cedera merujuk pada otot yang tertarik hingga mengalami ketegangan saat melakukan aktivitas fisik. Cedera terjadi di antara dua otot yang terletak di bagian belakang kaki.

Kedua otot yang membentuk betis disebut disebut gastrocnemius dan soleus. Ketika terjadi ketegangan, serat otot biasanya mengalami luka. Dikutip dari healthline, cedera akibat tertarik bisa bersifat kronis akibat cedera jangka panjang atau akut karena kerja berlebihan (overpulling).



Dikutip dari Firstaid4sport, cedera otot betis memiliki beberapa faktor risiko. Berikut empat faktor risiko yang bisa mengakibatkan cedera betis.

1. Pemanasan (warm up) yang belum cukup

2. Tekanan atau gerakan tiba-tiba yang perlu energi besar pada betis

3. Penggunaan otot berlebihan saat lari atau lompat

4. Gerakan berlebihan saat menerjang.



Simak Video "Menu Diet ala Korea Ini Bisa Cegah Diabetes Loh!"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)