Jumat, 06 Des 2019 10:21 WIB

Disebut Dalam Kasus Garuda, Berapa Sih Harga Sepeda Brompton?

Rosmha Widiyani - detikHealth
Foto: Sepeda Brompton yang dibawa pesawat Garuda Indonesia (Vadhia Lidyana)
Jakarta - Sepeda Brompton menjadi sorotan dalam kasus penyelundupan yang melibatkan pesawat Garuda Indonesia. Menurut Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi, harga sepeda asal Inggris tersebut mencapai puluhan juta Rupiah.

"Tahu nggak ini harganya satu berapa? Rp 52 juta," ujar Heru kepada detikcom di kantor Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, pada Kamis (5/12/2019).


Menurut Ketua Brompton Owner Group Indonesia (BOGI) Baron Martanegara, harga satu unit sepeda Brompton sebetulnya tidak semahal itu. Harga yang tinggi merupakan bagian dari strategi dari para pedagang. Apalagi jika yang dijual adalah special atau limited edition.

"Yang di kasus itu special edition, harganya digoreng jadi mahal. Ulah pedagang aja yang ingin ambil untung karena special edition. Harganya nggak semahal itu," kata Baron saat dihubungi detikcom dan ditulis Jumat (6/12/2019).

Baron mengatakan, sepeda special edition tersebut bisa diperoleh di London dengan harga Rp 28 juta. Ditambah pajak dan berbagai biaya lain maka harganya mencapai Rp 34 juta setelah sampai di Singapura. Menurut Baron harga sepeda setelah sampai di Indonesia seharusnya tidak sampai Rp 52 juta.

Untuk mendapatkan sepeda special atau limited edition biasanya dealer resmi membuka pre order (open PO). Tentunya diperlukan waktu hingga sepeda tersebut sampai di tangan konsumen. Celah inilah yang dimanfaatkan pedagang dengan menawarkan pembelian lebih cepat.

Terlepas dari kasus tersebut, Brompton telah dikenal sebagai sepeda premium di Indonesia. Dengan harga yang mungkin tidak murah bagi sebagian orang, popularitas Brompton justru makin meningkat. Komunitas BOGI mencatat peningkatan jumlah anggota menjadi sekitar 3.400 dari 3000an pada 2018 di seluruh Indonesia.

"London mengakui kita adalah salah satu negara dengan pembelian Brompton tertinggi. Saya senang saja, karena berarti makin banyak yang ingin hidup sehat dengan bersepeda," ujar Baron.



Simak Video "Dear Cowok, Ini Tips agar Organ Intim Aman saat Bersepeda"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)