Senin, 09 Des 2019 10:19 WIB

Pengakuan Mereka yang Beli Sepeda Puluhan Juta, Beneran Beda Nggak Sih?

Rosmha Widiyani - detikHealth
Bedakah sepeda lipat berharga selangit dengan terjangkau? Foto: Rosmha Widiyani/deetikHealth Bedakah sepeda lipat berharga selangit dengan terjangkau? Foto: Rosmha Widiyani/deetikHealth
Jakarta - Memilih sepeda lipat sebetulnya memang tidak perlu harga yang mahal. Namun selalu ada alasan hingga akhirnya membeli Brompton dan sepeda lipat dengan harga selangit lainnya.

Seperti yang dituturkan Neni seorang pensiunan dari sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memilih Brompton. Sepeda asal Inggris bertipe M6L tersebut diberlinya dengan harga Rp 32 juta.

"Baru beli tahun ini karena pengen hidup sehat. Biar ada kegiatan juga. Ini dapetinnya susah lho harus pre order dulu," kata Neni yang tergabung dalam Komunitas Sepeda Alumni Telkom (Komsat) pada detikcom.

Menurut Neni, dirinya tidak melakukan perawatan khusus pada sepeda premium tersebut. Namun dia memperhatikan aksesoris dan perlengkapan lain yang ada di sepeda. Alasannya supaya terlihat matching dengan warna sepeda sehingga terlihat bagus.



Sepeda 'premium' milik Neni.Sepeda 'premium' milik Neni. Foto: Rosmha Widiyani/deetikHealth


Alasan Neni berbeda dengan Adam Kalangi yang menggunakan sepeda Fnhon Gust tipe Blast. Adam yang berasal dari komunitas sepeda Fedtriot Bekasi membeli sepeda tersebut dengan harga sekitar Rp 12 juta.

Adam yang hobi bersepeda sejak 2010 telah mencoba lima merek sepeda lipat, sebelum akhirnya memilih Fnhon Gust. Menurutnya, sepeda Fnhon Gust adalah yang paling nyaman dan sesuai kebutuhannya.

"Alasan saya pilih sepeda ini adalah praktis dan kenyamanan. Sebetulnya kalau menempuh jarak kurang dari lima kilometer, merek sepeda yang lain nggak masalah. Tapi kalau sudah lebih dari 10 kilometer, kita perlu seat yang lebih nyaman supaya lebih enak goesnya. Inilah bedanya," kata Adam, ditemui di arena Summarecon, Bekasi.


Sepeda lipat Fnhon Gust tipe Blast.Sepeda lipat Fnhon Gust tipe Blast. Foto: Rosmha Widiyani/deetikHealth


Alasan Adam hampir sama dengan Rony yang memilih sepeda lipat Dahon tipe Boardwalk DB. Rony yang tidak ikut komunitas sepeda ini membeli sepedanya dengan harga Rp 8,7 juta.

"Gowesnya lebih ringan dan dilipatnya lebih mudah. Buat saya yang naik sepeda ke kantor juga lebih mudah dimasukkin ke kendaraan," kata Rony yang sudah menggunakan sepeda tersebut selama dua tahun.

Menurut Rony yang pernah mencoba merek lain, sepedanya kali ini terasa paling nyaman digowes. Meski sepedanya mahal, Rony tak menerapkan perawatan yang istimewa. Sepedanya hanya dilap dengan kain basah supaya tetap bersih dan diservis bila mulai terasa kurang nyaman.



Simak Video "Ini Loh Bahayanya Masak Mie Instan Bersama Bungkusnya!"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)