Minggu, 08 Mar 2020 18:33 WIB

Kata Atlet Dansa Soal Stigma Negatif yang Muncul Imbas Corona

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Mengenal Dansa, Olahraga yang Ngehits Gara-gara Virus Corona Sepasang atlet dansa tengah berlatih (Foto: Ari Saputra/detikHealth)
Topik Hangat Dansa untuk Olahraga
Jakarta -

Dua WNI yang pertama kali diumumkan Presiden Jokowi positif Covid-19 identitasnya terungkap ke publik. Belakangan diketahui WNI tersebut tertular dari WN Jepang di suatu kegiatan dansa.

Namun alih-alih fokus pada penularan virus corona, sebagian kalangan justru membuat tudingan miring tentang kegiatan dansa. Narasi yang beredar menyebut dansa sebagai kegiatan negatif. Hal ini pun disayangkan oleh salah satu atlet dansa yang tergabugn dalam Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI), Titanno Bayuseto Dahono.

"Kita jangan menganggap suatu kegiatan itu buruk. Pertama karena yang namanya dansa itu langsung terstigma kalau dansa itu adalah hiburan, senang-senang, segala macam," ungkapnya saat ditemui detikcom di sela-sela latihan olahraga dansa di kawasan Jakarta Selatan, pada Sabtu (7/3/2020).

Menurut Titan, sapaannya, orang-orang yang mengikuti social dance dalam sebuah kelompok dansa ini umumnya merupakan orang-orang profesional. Tidak seperti yang tergambar dalam tudingan miring, bahwa penarinya 'dibayar'.

"Mereka pun yang ikut social dance itu pun isinya guru-guru yang berkualitas, yang sudah ngajar secara internasional, yang sudah punya prestasi di luar negeri," jelas Titan, yang turut memperkuat Timnas Dance Sport Indonesia di SE Games 2019 yang lalu.



Simak Video "Respons Anggota IODI Soal Dansa Disorot Gegara Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)
Topik Hangat Dansa untuk Olahraga